Polisi Bakal Periksa Dua Dokter Terkait Klaim Hadi Pranoto

Polisi Bakal Periksa Dua Dokter Terkait Klaim Hadi Pranoto
PERISTIWA | 12 Agustus 2020 11:02 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Penyidik Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro akan memanggil dua orang dokter dari IDI terkait laporan Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid atas kasus dugaan berita bohong. Di mana laporan tersebut prihal klaim Hadi Pranoto yang menemukan Herbal Antibodi Covid-19.

"Ke depan masih jadwalkan lagi ada beberapa saksi ahli lagi termasuk saksi ahli dari menristek, kemudian saksi ahli dari IDI juga. Ada dua dokter yang akan kita lakukan pemeriksaan dari IDI. Kita panggil lakukan pemeriksaan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Rabu (12/8).

Tak hanya itu, penyidik pun akan memanggil beberapa saksi yang ikut berkomentar di dalam akun Dunia Manji. Namun, Yusri tak tahu berapa banyak yang akan diperiksa. Saat ini, lanjutnya, penyidik juga tengah mengumpulkan bukti-bukti untuk melengkapi berkas dalam perkara ini.

"Kita dalami semuanya, ke depan untuk kelengkapan berkas perkara yang ada. Nanti kita gelarkan apakah kemungkinan akan dipanggil ulang lagi nanti kita jadwalkan semuanya," katanya.

Sebelumnya, pengakuan Profesor Hadi Pranoto menemukan antibodi Covid-19 berbuntut panjang. Dia dilaporkan Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid atas tuduhan menyebarkan berita bohong ke Polda Metro Jaya.

Selain Hadi Pranoto, Muannas juga melaporkan musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji. Mantan vokalis Band Drive itu dipolisikan lantaran dinilai turut menyebarkan berita bohong terkait obat Covid-19 diklaim Hadi dalam wawancara khusus di saluran Youtube milik Anji.

"Kami datang untuk melapor ke kepolisian di SPKT Polda Metro Jaya berkaitan dengan dugaan tindak pidana menyebarkan berita bohong oleh akun channel YouTube milik Anji," kata Muannas Alaidid, Senin (3/8) malam.

Laporan diterima polisi dengan nomor LP/4538/VIII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ dengan pelapor atas nama Muannas sendiri, dan terlapor atas nama Hadi Pranoto dan pemilik akun YouTube Duniamanji. Untuk pasal yang dilaporkan yakni terkait tindak pidana bidang ITE atau menyebarkan.

"Dua-duanya (kita laporkan). Pertama Anji karena sebagai pemilik akun yang menyebarkan, dan Hadi Pranoto yang menyatakan berita bohong itu," ujar dia. (mdk/eko)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami