Polisi Bakal Periksa Syekh Puji Terkait Dugaan Nikahi Anak Usia 7 Tahun

Polisi Bakal Periksa Syekh Puji Terkait Dugaan Nikahi Anak Usia 7 Tahun
PERISTIWA | 3 April 2020 21:11 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya bakal memanggil Pujiono Cahyo Widianto alias Syekh Puji atas dugaan pencabulan buntut menikahi anak berusia 7 tahun. Pemanggilan terhadap Syekh Puji setelah polisi memeriksa sejumlah saksi.

"Setelah memeriksa saksi, kami akan menindaklanjuti pemanggilan terhadap terlapor. Ini semua sedang diproses oleh Polda Jateng," kata Argo di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (3/4).

Tak hanya memeriksa enam orang saksi, Polda Jawa Tengah juga telah memeriksa satu orang ahli dalam kasus tersebut.

"Saat ini Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng telah meminta keterangan enam saksi dan satu ahli," ujarnya.

Untuk kasus ini sendiri, Syekh Puji telah dilaporkan oleh Komnas Perlindungan Anak ke Polda Jawa Tengah pada Jumat, 21 Febuari 2020.

"Dilaporkan ke Polda Jawa Tengah pada Jumat 21 Februari 2020 oleh Komnas Perlindungan Anak terkait dugaan pencabulan karena telah menikahi anak di bawah umur," pungkasnya.

Pernikahan Syekh Puji dengan anak usia 7 tahun terjadi pada tahun 2016, dan baru dilaporkan ke Polda Jateng pada tahun 2020. Laporan tersebut dinilai masih belum ada perkembangan.

Syekh Puji dilaporkan oleh keluarganya sendiri yakni Wahyu Dwi Prasetyo, Apri Cahaya Widianto serta Joko Lelono.

Dalam keterangan tertulisnya, Wahyu mewakili keluarga besar Syekh Puji mengatakan menolak langkah Syekh Puji menikahi anak di bawah umur.

Saat itu D masih berusia 7 tahun, maka dari itu dia dengan berapa saksi kemudian melaporkan Syekh Puji di Polda Jateng.

Pendamping hukum dan tim advokasi Komnas Perlindungan Anak perwakilan Jateng, Heru Budhi Sutrisno mengawal kasus ini dan telah pula mendatangi serta berkoordinasi untuk menanyakan kelanjutan pelaporan keluarga dekat Syekh Puji, namun menurut penyidik, perkaranya masih dalam tahap penyelidikan bahkan penyidik mengaku masih mengaku kesulitan mendapatkan bukti.

1 dari 1 halaman

Bantahan Syekh Puji

Syekh Puji membantah dirinya menikah siri dengan anak di bawah umur. Sebab pemberitaan selama ini sangat subyektif dan telah mencemarkan nama baiknya.

Dia mengaku, ada oknum yang sengaja mengancam dengan meminta sejumlah uang kepada dirinya. Apabila tidak dipenuhi, maka oknum tersebut akan mempublikasikan berita kepada media.

"Oknum itu meminta uang kepada saya sejumlah Rp35 miliar. Lalu pake mengancam akan membuat beritanya juga. Isinya mengenai pernikahan saya dengan anak usia 7 tahun," katanya, Kamis (2/4).

Syekh Puji menyebut skenario itu dilakukan oleh keluarganya yang mengaku dekat dengan media dan aparat kepolisian.

"Kemudian saya diadukan ke Polda Jateng karena menolak memberi uang yang diminta senilai Rp35 miliar," tutupnya. (mdk/eko)

Baca juga:
Syekh Puji Bantah Nikah Siri dengan Bocah 7 Tahun
Syekh Puji Kembali Terjerat Kasus Pernikahan Anak di Bawah Umur
Cegah Stunting, Wapres Ma'ruf Amin Larang Pernikahan Dini
Buka Rakernas BKKBN, Ma'ruf Amin Ingin Angka Pernikahan Dini Menurun
Takut Diculik Boko Haram, Anak-anak Perempuan di Kamerun Menikah Dini
1.131 Anak di Kalimantan Timur Menikah Dini

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami