Polisi Bekuk Pembuat Spanduk Diskriminasi SARA di Jakarta Timur

Polisi Bekuk Pembuat Spanduk Diskriminasi SARA di Jakarta Timur
PERISTIWA | 23 Januari 2020 16:59 Reporter : Tri Yuniwati Lestari

Merdeka.com - Polda Metro Jaya menangkap pelaku diskriminasi Ras dan Etnis, yang beberapa hari lalu sempat menghebohkan masyarakat karena spanduk yang dipasang di beberapa tempat di Jakarta Timur. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan bahwa tersangka bernama Andy M Saleh (58) ditangkap di kediamannya, di daerah Cililitan, Jakarta Timur.

"Subdit 4 Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap si pembuat dan pemasang spanduk itu sendiri, kita tangkap di kediaman," ucap Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (23/1).

Yusri mengatakan bahwa Andy ini yang mengonsep dan membuat spanduk serta selembaran dengan uang pribadinya. Bahkan dia juga yang menyuruh orang untuk memasang spanduk yang salah satunya dipasang di dekat Mal PGC.

"Spanduk dan selembaran yang bertulisan Gerakan Ormas Islam Betawi (GOIB) yang beredar itu dia yang mengonsep, membuat memesan serta menyuruh seseorang untuk memasang spanduk tersebut," sambung Yusri.

1 dari 1 halaman

Motif Ekonomi

Diketahui bahwa Andy merupakan ketua dari ormas GOIB Jakarta Timur. Motif dari pemasangan spanduk masih didalami oleh pihak kepolisian. Namun sementara dari pengakuan tersangka bahwa memang adanya perjanjian dengan warga sekitar.

"Motifnya sampai saat ini masih didalami pengakuan dari tersangka menyangkut masalah ekonomi adanya perjanjian lama dengan masyarakat setempat, namun itu kita masih dalami," ungkap Yusri.

Saat ini sepanduk sudah dicabut oleh Polres Jakarta Timur, dan atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 156 KUHP dan pasal 55 KUHP, UU RI no 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis, Pasal 16 jo pasal 4 huruf b. Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dengan denda Rp500 juta. (mdk/eko)

Baca juga:
Hentikan Sebar Kebencian yang Rusak Keutuhan Masyarakat
Gus Mus: Pembina Pramuka yang Ajarkan 'Islam Yes Kafir No' Tak Paham Agama
Viral Yel-yel 'Islam Yes Kafir No' di SDN Timuran Yogyakarta
Viral Yel Berbau SARA di SDN Timuran, Pramuka Yogyakarta Minta Maaf
Hina Polisi karena Kesal Ditilang, Sukron Akhirnya Diciduk
Memutus Rantai Sebaran Hoaks dan Ujaran Kebencian

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami