Polisi Bidik Tersangka Lain Kasus Kerusuhan Demo Tolak UU Cipta Kerja

Polisi Bidik Tersangka Lain Kasus Kerusuhan Demo Tolak UU Cipta Kerja
PERISTIWA | 16 Oktober 2020 13:51 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Mabes Polri telah merilis sembilan tersangka kasus kerusuhan unjuk rasa tolak pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja, dengan delapan di antaranya merupakan anggota Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Slamet Uliandi mengatakan, pihaknya tidak berhenti sampai di situ. Penyelidikan dan penyidikan masih terus dilakukan.

"Saat ini semua masih proses penyidikan, tidak menutup kemungkinan akan berkembang ke tersangka lainnya," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (16/10).

Dia meminta masyarakat dapat bijaksana dalam menggunakan sosial media. Termasuk waspada dengan pemberitaan yang belum jelas kebenarannya alias hoaks.

"Bagi masyarakat, kalau berita itu diterima dari Whatsapp ya dipelajari. Kalau ragu jangan dilakukan share," tegas Slamet.

Mabes Polri merilis penangkapan terhadap 8 anggota Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) terkait kasus kerusuhan unjuk rasa menolak pengesahan RUU Cipta Kerja.

Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, ada sembilan tersangka yang dihadirkan. Satu di antaranya bukan merupakan anggota KAMI, namun memiliki peranan yang serupa di sosial media.

"Dari Medan ini ada menemukan dua laporan polisi, kemudian ada empat tersangka yang kita lakukan penangkapan dan penahanan. Inisial KA, JG, NZ, dan WRP," tutur Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (15/10).

Baca Selanjutnya: Argo menyebut KA merupakan admin...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami