Polisi Bongkar Penimbunan Solar di Gunungputri, Rugikan Negara Rp3 Miliar

Polisi Bongkar Penimbunan Solar di Gunungputri, Rugikan Negara Rp3 Miliar
Polisi Bongkar Penimbunan Solar di Gunungputri. ©2022 Merdeka.com/Rasyid Ali
NEWS | 27 Januari 2022 22:02 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Polres Bogor, menetapkan AS (32) sebagai tersangka penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) solar di wilayah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Kamis (27/1).

Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin mengatakan, tersangka AS membeli solar di sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Bogor, Cibubur dan Depok. Pelaku menggunakan lima unit mobil boks yang telah dimodifikasi.

Dia mengungkapkan, di masing-masing mobil boks terdapat kempu yang mampu menampung solar hingga 2.000 liter, dilengkapi alat sedot. Kemudian, solar-solar itu dipindahkan ke tangki berkapasitas 8.000 liter dan 30 kempu kapasitas 1.000 liter.

"Tangki kapasitas 8.000 liter dan 30 kempu masing-masing kapasitas 1.000 liter itu, berada di lokasi penimbunan di Gunungputri," kata Iman kepada wartawan, Kamis (27/1).

Dia menjelaskan, tersangka AS kemudian menjual solar-solar tersebut menggunakan mobil tangki biru PT MPP berkapasitas 8.000 liter yang kemudian keluar menggunakan surat jalan untuk didistribusikan ke pabrik atau industri.

AS mematok harga Rp8.300 untuk setiap liter solar. Dalam sehari, dia mampu menjual solar hingga 20 ribu liter dengan keuntungan mencapai Rp46-50 juta per hari. Akibat perbuatannya, negara dirugikan hingga Rp3 miliar hanya dalam dua bulan aksi AS.

Atas perbuatannya, AS dijerat dengan Pasal 55 dan/atau Pasal 53 huruf b,c,d Jo Pasal 23 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2001 dengan ancaman pidana 6 tahun dan denda Rp60 miliar.

"Kasus ini berawal dari Tim Gabungan Kawal BUMN yang kemudian diselidiki lebih lanjur oleh Satreskrim Polres Bogor terkait adanya penyalahgunaan BBM bersubsidi pemerintah," tegas Iman.

Dalam mengungkap kasus ini, kepolisian memeriksa 12 orang saksi dan menjalani tes urine. Hasilnya, tiga orang dinyatakan positif narkoba, termasuk tersangka AS.

Sebelumnya, Tim Kawal BUMN bersama Polres Bogor menggerebek sebuah gudang penimbunan solar bersubsidi di Gunungputri, Senin (24/1). Saat itu, petugas menemukan 52 ton solar ditampung dalam tangki-tangki besar. (mdk/fik)

Baca juga:
Polisi Bongkar Gudang Timbun 9,1 Ton Minyak Tanah di Mabar NTB
Gudang Minyak Ilegal di Muarojambi Digerebek, 6 Ton Solar Disita
Angkut BBM Bersubsidi dengan Kendaraan Modifikasi, Dua Warga Banda Aceh Ditangkap
Gerebek Gudang Minyak Oplosan di Jambi, Petugas Hanya Temukan Tangki Kosong
Salurkan Solar Subsidi Tak Sesuai Regulasi, 91 SPBU Ditindak Pertamina
Polisi Ringkus Mafia BBM Diduga Penyebab Kelangkaan Solar di Pekanbaru

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami