Polisi buru bos gudang penyuntikan gas subsidi di Tangerang

PERISTIWA | 12 Maret 2018 21:02 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Satuan Reskrim Polres Tangerang Selatan masih memburu bos pemilik tempat penyuntikan gas ilegal di wilayah Kampung Jati, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan. Gudang itu digerebek pada Sabtu dini hari kemarin tepat hari kelima beroperasi.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yuriko menjelaskan, pihaknya masih meminta keterangan tujuh orang pekerja yang diserahkan oleh Kodim 0506 Tangerang pada Sabtu (10/3) malam kemarin.

"Kami masih menyelidiki otak dan pemilik usaha ilegal tersebut," kata Alex di Mapolres Tangsel, Senin (12/3).

Alex berharap tujuh orang yang diamankan kooperatif sehingga kasus ini dapat diungkap dengan cepat. Termasuk kepemilikan usaha ilegal tersebut.

Sementara Komandan kodim 0506 Tangerang, Letkol Inf Gogor, menjelaskan saat penggerebekan hanya tujuh pekerja yang ditangkap. Sementara ada puluhan orang yang berada di lokasi kabur saat terjadi penggerebekan.

"Karena kondisi malam dan gelap, ada beberapa orang yang melarikan diri, diperkirakan 10 orang. Dan yang berhasil kita amankan tujuh orang," katanya.

Dari lokasi, aparat Kodim 0506 dan Koramil Polsek Serpong berhasil mengamankan 1.340 tabung gas 3kg, 120 tabung gas ukuran 12 kg, dan 17 tabung gas ukuran 40 kilo serta 5 unit kendaraan roda empat dan 6 sepeda motor.

Baca juga:
Tempat penyuntikan gas bersubsidi di Tangsel digerebek, 7 pekerja diamankan
Balita korban ledakan gas 12 kg di Samarinda meninggal
Alasan Menteri Rini tambah 2 direksi di tubuh Pertamina
Akibat kelangkaan BBM dan elpiji jadi alasan Pertamina rombak susunan direksi
Warga kesulitan dapatkan gas elpiji 3 kilogram
Tempat pengoplosan gas ilegal di Bekasi digerebek polisi
BUMN ditantang turunkan harga gas dengan pembentukan holding

(mdk/lia)