Polisi Buru Pelaku Pembacokan Ibu Mertua di Lamongan

Polisi Buru Pelaku Pembacokan Ibu Mertua di Lamongan
Ilustrasi Pembunuhan. ©2015 Merdeka.com
PERISTIWA | 21 Februari 2021 13:31 Reporter : Rifa Yusya Adilah

Merdeka.com - Seorang menantu (37) di Lamongan, Jawa Timur membacok ibu mertuanya (51) sendiri hingga tubuh sang ibu luka berat. Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP David Manurung mengatakan, kejadian terjadi pada Rabu malam (17/2).

David mengatakan, pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku dan masih memburunya sejak hari Rabu lalu. Polres Lamongan sudah menjalani proses penyelidikan dengan meminta keterangan saksi, yakni dari keponakan pelaku.

"Baru keponakannya yang kita mintai keterangan karena dia yang diajak terduga pelaku ke Glagah (rumah korban)," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (21/2).

Setelah dimintai keterangan, David mengungkapkan bahwa keponakan itu mengaku tidak mengetahui kejadian itu. Dia mengaku hanya diajak pergi oleh pelaku ke rumah mertuanya di Glagah, Lamongan dengan mengendarai sepeda motor dari Taman, Sidoarjo.

"Jadi keponakan terduga ini saat dimintai keterangan, dia mengaku tidak mengetahui apa-apa. Bahkan ketika kembali dan tiba di Sidoarjo, Imam (pelaku) hanya pamit pada saksi hendak keluar kota," ujarnya.

Sehingga, polisi belun mengetahui apa motif dari pembacokan seorang menantu kepada ibu mertuanya sendiri itu. Keterangan dari keponakan tersebut, kata David, akan menjadi bekal bagi polisi untuk memburu pelaku pembacokan ini.

"Apa motif terduga belum diketahui karena pelaku masih dalam pengejaran," ujarnya.

Seperti diketahui, korban yang bernama Sri Astuti kini tengah menjalani perawatan di RS Soegiri pasca operasi, sehingga belum bisa dimintai keterangan. David mengatakan, kejadian itu pertama kali diketahui oleh anak korban (saksi) yang bernama Khoirunnisa. Saat kejadian berlangsung, dia sedang tidur di kamar sebelah korban

Berdasarkan kesaksian Khoirunissa, Imam datang ke rumah korban sekitar pukul 22.00 WIB. Dia langsung masuk ke kamar korban dan membabi buta membacok korban hingga terluka parah di bagian perut, muka dan tangan.

Dia mengungkapkan bahwa pelaku sudah lama pisah ranjang dengan istrinya, Eka Murtiningsih yang merupakan saudara kandung khoirunissa. Eka saat ini bekerja di Jakarta sedangkan pelaku sudah lama menetap di Sidoarjo.

Khoirunisa mengatakan, pelaku sudah lama berpisah dengan saudara kandungnya. Namun, tiba-tiba bertamu ke rumah pada malam kejadian itu.

"Suara yang mencurigakan dari kamar korban, terdengar oleh anak korban yang tidur di kamar sebelah. Penasaran dengan suara ganjil dari kamar ibunya, saksi bangkit dari tidur dan menuju kamar korban. Begitu sampai di pintu kamar ibunya, saksi berpapasan dengan pelaku yang kalap dan menyerang saksi Khoirunnisak sembari kabur meninggalkan lokasi kejadian," kata David. (mdk/fik)

Baca juga:
Pria di Timor Tengah Utara Aniaya Ibu Kandung, Calon Mertua dan Bakal Istri
Kondisi Membaik, Balita di Makassar yang Disiksa Kekasih Ibunya Dirawat di Safe House
KKB Aniaya Ibu Rumah Tangga di Kabupaten Puncak
Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Pemukulan Petugas Rutan oleh Nurhadi
Motif Penganiayaan Pria Penuh Luka hingga Tewas di Bandung Karena Dendam
Merasa Dibohongi, Pria Ini Pukul Pacar Hingga Terluka

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami