Polisi Buru Pengoplos Miras Yang Tewaskan 5 Orang di Solo

PERISTIWA | 12 September 2019 19:31 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Aparat Polresta Surakarta memburu pemasok minuman keras (miras) oplosan yang mengakibatkan 5 orang di Solo meninggal dunia. Korban meninggal beberapa jam kemudian usai menenggak minuman haram tersebut di tepian Sungai Bengawan Solo, Kelurahan Sewu, Jebres, Senin (9/9).

Kelima korban tewas telah dimakamkan adalah Budiono (48), warga Sangkrah, RT 01 RW 01, Pasarkliwon, Joko Semedi warga Mojolaban Sukoharjo, Agimailanto, warga RT 06 RW 13, Sangkrah, Klowor warga Jati Teken Sukoharjo dan korban terakhir Iput, warga Palur, Sukoharjo.

Kapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai, mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk segera menangkap pelaku pemasok miras oplosan tersebut. Pihaknya juga telah mengumpulkan saksi untuk diminta keterangan.

"Kami pasti akan memproses perkara ini. Kita juga akan mengecek sisa minuman ke laboratorium untuk mengetahui kandungan miras tersebut," ujar Andy, Kamis (12/9).

Sehingga, nantinya bisa diketahui apakah 5 korban tersebut meninggal akibat menenggak miras.

Kesaksian warga yang juga tetangga salah satu korban Budiono, Agung Santoso (35) melihat, sebelum peristiwa tersebut ada seorang penjual yang memberikan sampel miras oplosan kepada para korban. Menurutnya, korban sempat mencicipi miras yang dijadikan sampel.

"Ia kemudian membeli lagi dan diminum saat mancing di pinggir Bengawan Solo. Penjualnya sudah kabur," katanya.

Baca juga:
5 Warga Tewas Usai Pesta Miras Oplosan di Tepian Bengawan Solo
Campur Miras dengan Obat Batuk, 2 Warga Tasikmalaya Tewas dan 6 Dirawat
Gerebek Sebuah Ruko di Yogyakarta, Polisi Amankan 2690 Botol Miras Ilegal
Kelabui Petugas, AS Masukan Miras Oplosan Dalam Ratusan Botol Air Mineral
Polisi Gerebek Rumah Produksi Miras Oplosan di Sleman, Satu Pelaku Ditangkap
Ribuan Botol Miras Buat Pesta Malam Takbiran Disita Polres Purwakarta

(mdk/ded)

TOPIK TERKAIT