Polisi Cari Pasangan Suami Istri Kabur Setelah Reaktif Covid-19

Polisi Cari Pasangan Suami Istri Kabur Setelah Reaktif Covid-19
PERISTIWA | 3 Juni 2020 14:25 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Polresta Denpasar mencari pasangan suami istri yang kabur begitu mengetahui reaktif Covid-19. Hasil didapatkan setelah keduanya melakukan rapid test di RS PTN Universitas Udayana (Unud), Senin (1/6) kemarin.

"Dia masih dicari sudah dicheck point tapi orangnya belum ditemukan dan mungkin sembunyi dia. Yang penting niatnya mau menyelamatkan dia," kata Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan saat dihubungi, Rabu (3/5).

"Tapi memang yang dikhawatirkan jangan sampai dia menyebarkan ke orang lain. Makannya kita masih cari itu," imbuh AKBP Jansen.

Polisi, katanya, sudah menelusuri ke tempat indekos pasangan suami-istri tersebut. Selain itu, juga menanyakan kepada saudaranya yang ada di Bali.

"Iya sudah sampai di situ juga sudah kita cari tau juga suadaranya. Mereka bilang tidak tau dan mereka juga bantu mencari, mudah-mudahan cepat ditemukan," ujar AKBP Jansen.

Seperti yang diberitakan, pasangan suami-istri dikabarkan kabur setelah mengetahui hasil rapid test reaktif Covid-19 di RS PTN Universitas Udayana (Unud), pada Senin (1/6) kemarin.

Diketahui pasangan suami-istri itu asal Lampung. Namun, saat dilakukan rapid test hanya si istri yang reaktif dan suaminya non reaktif.

"Si istri reaktif hasilnya, KTP-nya (asal) Lampung," kata Putu Gede Purwa Samatra selaku Direktur Utama RS PTN Unud saat dikonfirmasi, Rabu (3/6).

Ia juga menerangkan, awalnya pasangan suami istri minta diperiksa dan di rapid test. Kemudian, si istrinya reaktif dan suaminya negatif. Maka, sesuai protokol, jika hasilnya reaktif maka pasien diisolasi di UGD, lalu diedukasi rawat dan tes swab. Namun, suaminya tidak bersedia dan mengajak istrinya pulang.

Selanjutnya, pasangan suami-istri itu menghilang dan tidak bisa lagi dihubungi nomer handphonenya.

"Sesuai protokol pasien di isolasi di UGD dan di edukasi rawat dan swab. Suaminya tidak terima dan mengajak istri pulang naik motor dan hilang tidak bisa dikontak lagi," ujar Samatra.

Ia juga menyampaikan, keduanya tidak ada keluhan sama sekali saat rapid test dan diduga hasil rapid test akan digunakan untuk perjalanan ke luar Bali. Namun, atas menghilangnya pasangan suami-istri itu pihaknya telah melaporkannya ke Satgas Covid-19 Badung, Bali.

"Sudah dilaporkan ke Satgas Badung," ujarnya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Suami-Istri di Bali Hilang Usai Hasil Rapid Test Reaktif Covid-19
Rapid Test di Kota Serang, Satu Orang Reaktif Covid-19
Kapolri Minta Seluruh Personel Kawal Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19
Ada Warga Positif Covid-19, Desa di Majalengka Diminta Karantina Mandiri 14 Hari
Semua Pasien Covid-19 di Kabupaten Siak Sudah Sembuh
AHY Apresiasi Kerja Wali Kota Tegal Tangani Pandemi Covid-19 di Wilayahnya

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Pariwisata Banyuwangi Bersiap Menyambut New Normal

5