Polisi dan TNI akan Bubarkan Paksa Tempat Keramaian Massa di Surabaya

Polisi dan TNI akan Bubarkan Paksa Tempat Keramaian Massa di Surabaya
PERISTIWA | 23 Maret 2020 19:34 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Sejumlah tempat keramaian yang berpotensi mengundang atau tempat berkumpulnya massa akan dibubarkan oleh Polisi dan TNI. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit corona atau covid-19 di Jawa Timur.

Kebijakan ini diambil oleh Pemprov Jatim, dengan menggandeng institusi Polri dan TNI. Kepolisian Daerah Jawa Timur bersama Kodam V/Brawijaya dan pemerintah provinsi akan membubarkan secara paksa tempat hiburan yang banyak dikunjungi oleh massa.

"Akan kami mulai malam ini. Ke depan Polres-polres tadi sudah saya sampaikan untuk melakukan hal yang sama, yakni di tempat hiburan, warnet dan juga di tempat umum," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan didampingi Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi, Senin (23/3).

Ia menambahkan, bersama Pangdam pihaknya bersepakat untuk melakukan penertiban, tanpa pandang bulu. Bahkan, jika di tempat tersebut nantinya kedapatan anggota TNI maupun Polri, akan tetap dilakukan penertiban.

"Jika ditemukan anggota TNI maupun Polri, tetap akan kita lakukan penertiban dengan meminta mereka untuk kembali ke rumah masing-masing," pungkasnya.

"Meski nantinya di tempat keramaian seperti tempat hiburan ditemukan anggota Polri dan TNI, kami tetap akan melakukan penertiban dengan meminta kembali ke rumah masing-masing. Apabila ada masyarakat yang memaksa, akan kami bubarkan," katanya.

Dikonfirmasi mengenai pemberlakuan jam malam, Ia mengaku tidak akan melakukannya. Sebab, dasar hukum yang dipakainya adalah sesuai dengan maklumat Kapolri. Namun ia menegaskan, jika pihaknya nanti setiap malam akan berkeliling dan membubarkan setiap keramaian yang didapatinya.

"Tidak (soal jam malam). Kami tetap melakukan imbauan pembubaran lebih masif dan lebih tegas," kata Luki. (mdk/ded)

Baca juga:
Kurangi Operasional Kantor Layanan, Bank DKI Imbau Nasabah Transaksi Non Tunai
Bantu Tenaga Medis, Pengusaha Galang Dana Beli Alat Pelindung Diri
Jalan Margonda Depok Disemprot Disinfektan
WHO Ubah Istilah Social Distancing Jadi Physical Distancing
Aktivitas di Luar Rumah Berkurang, Pengguna Tol Dalam Kota Turun 56 persen
356 Kasus Positif Corona di Jakarta, Ini Peta Persebarannya

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menjawab Keluhan, Menyiasati Keadaan - MERDEKA BICARA with Ganjar Pranowo

5