Polisi di Depok razia ponsel berisi gambar palu arit

Polisi di Depok razia ponsel berisi gambar palu arit
PERISTIWA | 17 Juli 2017 18:30 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Jajaran Polresta Depok melakukan razia di sejumlah toko ponsel di ITC Depok, Depok, Jawa Barat, Senin (17/7). Razia ini dilakukan sebagai tindak lanjut temuan ponsel merk VT berisi gambar lambang palu arit yang ramai dibahas netizen di media sosial.

Kanit Krimsus Polresta Depok AKP Firdaus mengatakan, pihaknya menyelidiki ponsel merek VT yang diyakini biasa digunakan untuk anak-anak. Sidak dilakukan untuk mengetahui apakah ponsel itu beredar atau tidak di kawasan Depok.

"Dan ternyata hasilnya di ITC tidak ditemukan HP tersebut," kata Firdaus.

Dari informasi dan pengakuan penjual, polisi tidak menemukannya di ITC Depok. Namun jika ada laporan akan ditindaklanjuti.

"Kata pedagang ini hal baru dan mereka pun masih mencari HP itu," ujar dia.

Pihak kepolisian berjanji akan melakukan penyitaan untuk penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini. Kasus ini cukup membuat heboh, lantaran gambar tersebut kerap diidentikan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Jika ditemukan akan kami lakukan penyitaan dan akan kami tindak lanjuti, termasuk mencari siapa produsennya apakah itu masuk dalam pabrikannya atau ada orang yang tidak bertanggungjawab memasukannya," pungkasnya. (mdk/gil)

Baca juga:

Muncul akun FB palsu 'Humas Satlantas Surakarta' unggah palu-arit

Misbakhun sebut isu palu arit muncul untuk rusak persatuan bangsa

Polisi selidiki tulisan 'Hidup PKI' di halte bus

PWNU Jatim desak polisi usut kasus gambar palu arit di masjid

Pakai kaos gambar palu arit, Beru Sembiring diamankan di Kualanamu

Gambar palu arit ditemukan dalam buku kisi-kisi UN di Ciamis

Dinding dan kamar mandi masjid di Pamekasan digambar palu arit

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami