Polisi Geledah Rumah Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan

PERISTIWA | 13 November 2019 13:20 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Polisi mendatangi rumah di Jalan Jangka Gang Tentram/Buntu No 89B Medan, Rabu (13/11). Rumah itu disebut-sebut sebagai alamat terduga pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan.

Sejumlah petugas kepolisian terpantau memintai keterangan pada penghuni rumah. Sementara personel berseragam berjaga di sekitar rumah. Warga pun mulai berkerumun di sekitar lokasi.

Warga menyatakan rumah itu milik keluarga Rabbial Muslim Nasution alias Dedek (24). Identitas Rabbial beredar di kalangan wartawan sebagai terduga pelaku bom bunuh diri yang tewas di Mapolrestabes Medan.

"Tapi sejak menikah sekitar setahun lalu dia pindah dari sini. Setahu saya pekerjaannya memang ojol," kata Muhammad Fahrizal Lubis alias Ijey (32), seorang warga.

Rabbial dikenal baik di lingkungannya. Dia juga sempat aktif di remaja masjid setempat, bahkan pernah menjabat wakil ketua.

Penilaian senada juga disampaikan Erni, tetangga sebelah rumah Rabbial. "Orangnya ramah dan diam-diam gitulah," katanya.

Namun Erni mengaku lama tidak berjumpa dengan Rabbial. Menurutnya, tetangganya itu tidak terlihat sejak menikah. "Istrinya orang Marelan, tapi gak tahu pastinya di mana. Kabarnya istrinya itu sedang hamil," ucap Erni.

1 dari 3 halaman

Pelaku Jalan Kaki Masuk Pos Jaga

Pelaku berjalan kaki masuk dari pintu depan penjagaan. Petugas jaga Bripda Kristian Simanjuntak meminta pelaku melepas jaket ojol yang dikenakannya.

"Pelaku mengaku akan membuat SKCK, dan selanjutnya pelaku berjalan menuju ke dalam halaman," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal kepada wartawan.

Pelaku berjalan menuju ke arah depan kantor Bag Ops. Sampai di depan mobil dinas Kabag Ops pukul 08.35 WIB pelaku meledakkan diri.

Warga yang sedang mengurus SKCK seketika berhamburan keluar Mapolrestabes. Akibat ledakan tersebut, mengakibatkan empat polisi, satu karyawan serta satu mahasiswa terluka. Selain itu, empat kendaraan dinas termasuk dua truk rusak.

2 dari 3 halaman

Saksi Lihat Banyak Serpihan Benda Berserakan

Warga yang mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polrestabes Medan berhamburan menyelamatkan diri, saat terjadi ledakan, Rabu (13/11).

Lila, saksi mata di lokasi yang juga sedang mengurus SKCK melihat banyak serpihan benda berserakan usai terjadi ledakan.

"Tiba-tiba terdengar suara menggelegar, orang berhamburan. Saya lihat asap putih membumbung, dan semacam batu-batu berserakan," kata Lila kepada merdeka.com.

Warga Sidorejo, Langkat itu tiba di Polresta Medan sekira pukul 08.15 WIB. Lila lantas berhamburan keluar bersama warga lainnya.

3 dari 3 halaman

Enam Orang Terluka

Sebanyak enam orang terluka akibat ledakan yang terjadi di Polrestabes Medan, Rabu (13/11) pagi tadi. Keenamnya, empat anggota kepolisian, satu anggota PHL dan satu orang warga yang tengah membuat SKCK.

Demikian diungkap Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M. Iqbal. "6 Orang terluka akibat ledakan," kata Iqbal saat dikonfirmasi. (mdk/rhm)

Baca juga:
Menko Mahfud Soal Ledakan Bom di Polrestabes Medan: Teroris Selalu Mau Nyolong
Istana: Pelaku Terorisme akan Terus Dikejar, Ditangkap dan Diadili
Pascaledakan di Medan, Polda Metro Dijaga Anggota Bersenjata Laras Panjang
Bom Bunuh Diri di Medan, Polrestabes Bandung Geledah Barang Bawaan Pengunjung
Ledakan Bom Bunuh Diri di Polresta Medan, LPSK Fokus Penanganan Medis Korban