Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Lima Pelaku Diamankan

Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Lima Pelaku Diamankan
Penggerebekan Kantor Pinjol Ilegal di Yogyakarta. ©2021 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama
NEWS | 18 Oktober 2021 20:04 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng membongkar praktek pinjaman online (Pinjol) ilegal di Yogyakarta. Lima pelaku diamankan bersama sejumlah barang bukti untuk pengembangan penyelidikan.

"Benar sudah kami ungkap. Kantornya sudah disegel, kita masih kembangkan modus mereka melakukan aksi penagihan dengan mengancam nasabah. Besok lebih jelasnya akan disampaikan pak Kapolda," kata Direktur Kriminal Khusus Polda Jateng Kombes Pol Johanson Ronald Simamora, Senin (18/10).

Dia menyebut kasus pinjol tersebut terungkap berawal dari laporan korban yang terjerat Pinjol. Pelapor mendapat perilaku tidak menyenangkan dengan cara mengancam.

"Intinya peminjam sudah jatuh tempo, jika tidak bayar mereka menyebarkan foto nasabah yang sudah diedit yang disatukan ke gambar porno ke semua kontak. Bahkan dengan kata-kata penagihan 'Jangan Jadi Maling," jelasnya.

Korban yang mengalami trauma. Setelah mendapat laporan dari korban, Subdit 5 Cyber Ditreskrimsus Polda Jateng langsung bergerak untuk membongkar kasus pinjol.

"Kami amankan pegawainya di tempat kos. Dari tangan pelaku polisi menyita 150 komputer," pungkasnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Hari Ini, Posko Pengaduan Korban Pinjol Ilegal Dibuka LBH DPN Indonesia
Tersangka Kasus Pinjol Bertambah, Polda Jabar Bidik Pimpinan Perusahaan
YLKI Minta OJK Kolaborasi dengan PPATK Telusuri Aliran Dana Pinjol Ilegal
Enam Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pinjol Ilegal di Jakbar
Polda Jabar Pulangkan 77 Karyawan Pinjaman Online Ilegal ke Yogyakarta
Tips dari OJK Cara Mengenali dan Tidak Terjerat Pinjol Ilegal

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami