Polisi Gerebek Panti Pijat Plus-plus di Tangerang, 3 Orang Ditetapkan Tersangka

Polisi Gerebek Panti Pijat Plus-plus di Tangerang, 3 Orang Ditetapkan Tersangka
ilustrasi garis polisi. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 3 Desember 2021 03:01 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Polda Banten menggerebek sebuah tempat usaha pijat plus-plus di salah satu lokasi pertokoan Kabupaten Tangerang pada, Selasa (30/11). Penggerebekan tersebut dipimpin oleh Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten Kompol Herlina Hartarani beserta personel Ditreskrimum Polda Banten. Ditreskrimum Polda Banten KBP Ade Rahmat Idnal membenarkan hal tersebut.

"Ya benar Personel Ditreskrimum Polda Banten telah melakukan penggerebekan di salah satu ruko di Kabupaten Tangerang yang digunakan sebagai lokasi panti pijat plus-plus," kata Ade Rahmat Idnal.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi telah mengamankan 7 orang yang berada di lokasi guna dilakukan pemeriksaan. Dan hingga kini 3 orang ditetapkan sebagai tersangka.

"Dari hasil pemeriksaan saksi dan barang bukti penyidik telah menetapkan tiga tersangka berinisial AK (35), RA (26) dan TF (20), atas perbuatannya ketiga tersangka dijerat atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang sebagaimana di maksud dalam pasal Pasal 2 atau Pasal 10 UU RI No. 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun," ujarnya.

Ade mengungkapkan modus ketiga tersangka yakni menyediakan wanita dan menawarkan jasa panti pijat kepada pria hidung belang.

"Atas perbuatannya ketiga tersangka akan ditahan di rutan Polda Banten untuk penyidikan lebih lanjut," katanya.

Baca juga:
Pasangan Mesum dan PSK Terjaring Razia Apartemen dan Tempat Pijat di Depok
Panti Pijat Beroperasi saat PPKM Darurat, 10 Terapis dan 8 Pengunjung Diamankan
Kelab Malam hingga Panti Pijat di Palembang Dilarang Beroperasi Selama Ramadan
Bersertifikat Pijat Sehat, Oknum di Kediri Malah Lakukan Praktik Ini
Langgar PSBB dan Sediakan Prostitusi, Griya Pijat Metropolis Ditutup Permanen

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami