Polisi: Keluarga Tahu Sakit yang Diderita Maheer At-Thuwailibi

Polisi: Keluarga Tahu Sakit yang Diderita Maheer At-Thuwailibi
Kabiro Penmas Brigjen Rusdi Hartono. ©ANTARA/ HO-Polri
NEWS | 10 Februari 2021 20:10 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, keluarga dari Maheer At-Thuwailibi alias Soni Eranata mengetahui riwayat penyakit almarhum sebelum meninggal di Rutan Salemba Cabang Bareskrim Polri.

"Yang menjadi catatan dari kami adalah penyakit yang diderita oleh saudara Soni Eranata itu diketahui oleh keluarga. Yaitu dengan adanya surat pernyataan dari keluarga bahwa keluarga mengetahui penyakit yang diderita oleh saudara Soni Eranata. Dipernyataan yang ditandatangani oleh istri almarhum," katanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/2).

Dia enggan membahas lagi soal penyakit yang menyebabkan Maheer yang meninggal dunia di tahanan. Rusdi mengajak setiap pihak untuk mendoakan almarhum.

"Sekali lagi bahwa penyakit yang diderita oleh almarhum itu diketahui oleh keluarga dan dapat dijelaskan di sini bahwa meninggalnya almarhum murni disebabkan oleh sakit," jelasnya.

Rusdi menegaskan, pihaknya melakukan pelayanan kesehatan dengan baik selama proses penahanan Maheer. Tiap lokasi penahanan sendiri ditempatkan seorang dokter yang selaku siaga dan bertugas memeriksa kesehatan para tahanan setiap harinya.

"Dan tentunya dengan kejelasan ini menghilangkan kesimpang siuran penyebab dari pada meninggalnya saudara Soni Eranata," tutupnya.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami