Polisi Masih Selidiki Kasus Penyerangan di Lahan Kosong Bekasi

PERISTIWA | 10 Juli 2019 21:55 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Polda Metro Jaya terus mendalami kasus penyerangan yang mengakibatkan satu orang meregang nyawa dengan senjata api serta 5 orang lainnya dengan luka tembak dan luka senjata tajam. Kejadian itu terjadi di lahan kosong samping Apartemen Metro Galaxy Park, Kota Bekasi, Jumat (21/6) malam.

"Itu di Bekasi yah. Lagi lidik, nanti akan dimintai keterangan dari saksi dan barang bukti," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, di Jakarta, Rabu (10/7).

Argo menjelaskan, polisi akan bertindak profesional dalam menangani sebuah kasus. Apalagi kasus yang menyebabkan korban meninggal dunia. Dia menegaskan, pihaknya terus bekerja hingga kasus ini tuntas.

"Yang pasti semua penyelidikan dan penyidikan sebuah peristiwa akan dijalankan sesuai prosedur hukum untuk mencari para pelaku terutama dalang atau orang yang memerintahkan para pelaku," tegas Argo.

Diberitakan sebelumnya, penyerangan maut oleh Orang Tak Dikenal (OTK)terjadi di lahan kosong samping Apartemen Metro Galaxy Park, Jalan KH. Noer Alie, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jumat (21/6/2019) malam.

Penyerangan ini mengakibatkan satu orang tewas dengan luka tembak dan lima lainnya luka-luka. Peristiwa ini terjadi setelah sekelompok orang tak dikenal menyerang enam orang penjaga lahan kosong di samping apartemen tersebut.

Kapolres Bekasi Kota, Kombes Indarto membenarkan peristiwa tersebut. Kepolisian kini tengah mengusut kasus penyerangan itu.

"Masih penyelidikan dan (polisi) sedang memburu pelaku," kata Indarto di Bekasi, Minggu (23/6).

Korban tewas adalah Dani (46) akibat luka tembak di perut. Lima kawannya luka-luka. Mereka adalah Daniel Yanwarin dengan luka tembak di paha kiri, Heri Kiswanto luka bacok di lengan, Titus luka lecet di perut, Stevanus luka robek pada tangan kanan dan Hendrikus luka robek di kaki dan dagu.

Baca juga:
Polisi Pastikan Pria Mengamuk di Gereja Santo Yoseph Denpasar Mengalami Depresi
Seorang Pria Tiba-Tiba Menangis dan Mengamuk di Gereja Santo Yoseph Denpasar
Usut Penembak Pos Polantas, Polda DIY Cek CCTV dan Periksa Enam Saksi
Kapolda DIY Sebut Penembakan Pospol Siluwok Dilakukan Orang Iseng
Polisi Ungkap Pospol Siluwok Ditembak Menggunakan Airsoft Gun
Cari Penembakan Pos di Kulon Progo, Polisi Telusuri Rekaman CCTV

(mdk/eko)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com