Polisi Menahan Admin Medsos Diduga Provokasi Demo Rusuh

Polisi Menahan Admin Medsos Diduga Provokasi Demo Rusuh
PERISTIWA | 21 Oktober 2020 11:15 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Seribuan lebih remaja diamankan saat demonstrasi menolak UU Cipta Kerja, Selasa (20/10). Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan rata-rata remaja yang diamankan berstatus pelajar.

"Mereka rata-rata pelajar, kita datakan 1.000 lebih itu loh. Kita datakan dulu mereka, kalau tersangkut pidana ya kita proses, kalau tidak ya kita buat pernyataan. Nanti orang tuanya hadir untuk ngambil," kata Yusri saat dikonfirmasi, Rabu (21/10

Sejumlah remaja diamankan karena diduga terlibat kerusuhan saat demo. "Banyak yang kita amankan, bahkan ada beberapa yang ditahan," ujar dia.

Yusri menjelaskan, penahanan dilakukan kepada seorang diduga admin sebuah akun Instagram yang mengunggah postingan bernada provokasi agar demonstrasi rusuh.

"Kita tahan adalah admin instagram yang provokasi kemarin diekspose. Dia menghasut, mengajak orang-orang untuk membuat kerusuhan," beber Yusri.

Reporter: M Radityo (mdk/ray)

Baca juga:
Penjelasan Polri Soal Video Diduga Polisi Menyamar Jadi Mahasiswa saat Demo
Mahfud MD Yakin Kerusuhan Demo UU Ciptaker Didanai, Sebut Sudah Diselidiki BIN
Viral Pelajar Ikut Demo Diomelin Emaknya: Orangtua Cari Duit Susah
Viral Pelajar Dijemput Ibunya saat Berdemo, Komentarnya Curi Perhatian
KPAI Kembali Temukan Pelibatan Anak di Demo Tolak Undang-Undang Cipta Kerja

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami