Polisi Pelajari Video Ceramah Rahmat Baequni Soal Petugas KPPS Tewas Diracun

PERISTIWA | 19 Juni 2019 21:37 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat menyelidiki video penceramah Rahmat Baequni. Dalam video yang tersebar di media sosial, Baequni sebut anggota KPPS meninggal karena diracun.

Sebelumnya, kasus ini ditangani oleh Mabes Polri. Namun, Selasa (18/6/2019) dilimpahkan ke Polda Jabar.

"Iya kemarin berkas diserahkan ke Dirkrimsus Polda Jabar," kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko saat dihubungi, Rabu (19/6).

Trunoyudo menjelaskan, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat sedang mempelajari berkas-berkas tersebut. Trunoyudo mengaku masih belum mau berkomentar lebih banyak.

"Kasih kesempatan penyidik bekerja. Saya tidak bisa mendahului penyidik. Setelah itu, nanti kami akan jelaskan lebih lanjut," tutup Trunoyudo.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Polda Jabar Selidiki Video Ustaz Rahmat Baequni Soal Petugas KPPS Meninggal Keracunan
Begini Cara Polri Mengusut Akun-Akun Penyebar Hoaks di Media Sosial
Pengguna Diminta Tak Mudah Terprovokasi Ajakan Sebar Kekerasan di Medsos
Usai Ditangkap, Rumah Tersangka Pembuat Hoaks Server KPU Di-setting Lengang
Jika Tak Ramai Hoaks Selama Sidang MK, Kominfo Pastikan Tidak Batasi Akses Medsos
Agenda Sidang Pembacaan Pledoi, Ratna Sarumpaet Siapkan Dua Berkas

(mdk/eko)