Polisi Periksa 20 Saksi Terkait Kasus Listrik Padam

PERISTIWA | 9 Agustus 2019 18:49 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, Tim Gabungan masih bekerja mengusut tuntas penyebab padamnya listrik pada Minggu (4/8). Sejumlah saksi pun sudah dimintai keterangan.

"Kurang lebih 20 saksi. Mereka adalah karyawan dan warga sekitar," katanya di Mabes Polri, Jumat (9/8).

Tim Gabungan tersebut terdiri dari Polda Jawa Tengah, Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri, dan Direktorat Cyber Mabes Polri serta Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).

Selain itu, Asep menerangkan, dalam penyelidikan polisi juga dibantu beberapa pakar, termasuk Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Tujuannya agar hasil penyelidikan lebih komprehensif.

"Fokus penyelidikan ada faktor alam atau unsur kesengajaan. Mudah-mudahan penyelidikan ini kita akan sampaikan," ujarnya.

Dia menambahkan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) juga membentuk tim investigasi sendiri.

"PLN melakukan assesmen internal untuk menggali apakah dari faktor human, metodenya," tutup Asep.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Pasca Blackout, PLN Jabar Siapkan Kompensasi Rp363 Miliar untuk 14,2 Juta Pelanggan
Blackout Berbuntut Gugatan Rp40 Triliun Class Action ke PLN & Menteri BUMN
3 Hal yang Bisa Dilakukan PLN Agar Pemadaman Listrik Massal Tak Terulang
Komunitas Konsumen Indonesia Sesalkan Sikap PLN Soal Pohon Sengon hingga Transformers
Ombudsman Nilai Ganti Rugi Dampak Listrik Padam Terlalu Kecil
DEN Sebut Listrik Padam 9 Jam Belum Tergolong Krisis Energi
PLN Gandeng Profesor dari 7 Perguruan Tinggi Selidiki Penyebab Listrik Padam 9 Jam

(mdk/fik)