Polisi Periksa 6 Saksi soal Unggahan Akun Cari Keluarga Polisi Penembak Laskar FPI

Polisi Periksa 6 Saksi soal Unggahan Akun Cari Keluarga Polisi Penembak Laskar FPI
ilustrasi garis polisi. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 14 Januari 2022 20:53 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Penyidik Polres Metro Depok telah memeriksa sejumlah saksi terkait akun twitter resmi milik Pemerintah Kota Depok yang diduga telah me-retweet dari sebuah akun yang isinya mencari keluarga polisi penembak Laskar FPI di Tol Cikampek KM50. Sejauh ini saksi sudah enam orang yang diminta keterangan.

"Terkait pemeriksaan akun Diskominfo yang me-retweet pemberitaan terkait masalah memburu polisi pembunuh FPI, kita sudah lakukan pemeriksaan langsung ke sana. Kita tidak memanggil, jadi langsung ke sana penyidik rimsus. Memeriksa enam orang," kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno, Jumat (14/1).

Keenam saksi tersebut antara lain dari pegawai harian lepas dan satu lainnya. "Jadi lima orang semacam pegawai harian lepas kayak adminnya gitu dan satu orang lainnya," katanya.

Untuk mengetahui kebenaran apakan akun tersebut diretas atau tidak, pihakya masih terus mendalami. Pemeriksaan selanjutnya akan dilakukan dengan meminta keterangan dari staf dinas terkait hingga pimpinannya.

"Nanti akan kita teruskan pemeriksaan kepada staf-staf Diskominfo terkait sampai keatasnya. Kita upayakan untuk mengungkap kasus ini," tambahnya.

Sejauh ini kata Yogen belum terbukti kalau akun tersebut diretas. Oleh karenanya masih diperlukan pemeriksaan mendalam.

"Masih dilidik. Belum terbukti (diretas atau tidak). Tapi kita sementara masih mencari keterangan. Kemudian dari tim krimsusnya juga mencoba untuk membuktikan apakah itu dihack atau ada unsur kesengajaan," tutupnya. (mdk/rhm)

Baca juga:
VIDEO: Retweet Cuitan Kasus Laskar FPI, Polisi Periksa Admin Twitter Pemkot Depok
Polisi Periksa Admin Pemkot Depok Terkait Retweet Soal Cari Penembak Laskar FPI
Dua Ahli Pidana Beda Pendapat Terkait Unsur Kesengajaan Penembakan Enam Laskar FPI
Sidang Unlawful Killing Laskar FPI, Ahli Jelaskan Senpi dan Peluru Digunakan Terdakwa
Sidang Unlawful Killing Dilanjutkan 4 Januari 2022
Ahli Ungkap Ada Bekas Residu Mesiu di Jenazah Laskar FPI

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami