Polisi Periksa Direktur Perusahaan Penyalur ABK WNI di Kapal China Dibuang ke Laut

Polisi Periksa Direktur Perusahaan Penyalur ABK WNI di Kapal China Dibuang ke Laut
PERISTIWA | 13 Mei 2020 15:26 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Polisi melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan terkait kasus Anak Buah Kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) diduga korban pelanggaran HAM kapal China yang diselamatkan otoritas Korea Selatan.

"Kemarin interview baru satu. PT APJ," tutur Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo saat dikonfirmasi, Rabu (13/5).

Menurut Ferdy, perusahaan itu memberangkatkan lima dari 14 ABK WNI yang kasusnya sempat viral di media Korea Selatan. Sementara ada tiga ABK lain yang diketahui turut disalurkan dengan satu di antaranya meninggal dunia. Sementara dua lainnya belum diketahui lokasinya.

"Direkturnya yang diperiksa," jelas dia.

Adapun dari 14 ABK WNI yang ditangani, baru 10 yang diperiksa secara online. Sisanya menyusul sesuai dengan kondisi pihak terkait.

"Penyidik akan menyasar perorangan atau korporasi yang memberangkatkan tidak sesuai prosedur," Ferdy menandaskan.

Reporter: Nanda Perdana
Sumber : Liputan6.com (mdk/rhm)

Baca juga:
Minimnya Kompetensi Bikin ABK Indonesia Jadi Budak di Kapal Asing
ABK Jadi Korban Tumpang Tindih Aturan
Kemenaker Diminta Ratifikasi Konvensi ILO 188 Lindungi ABK WNI di Luar Negeri
Nestapa ABK RI, Pendidikan Rendah Buat Mudah Tergiur Iming-Iming Gaji Tinggi
Kemenaker Akui Aturan Perlindungan ABK WNI di Luar Negeri Belum Rampung
Menaker Kebut Harmonisasi Aturan Terkait Perlindungan ABK WNI di Luar Negeri

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami