Polisi Ringkus 3 Tersangka Pemalsuan Surat Kesehatan untuk Pemudik di Bali

Polisi Ringkus 3 Tersangka Pemalsuan Surat Kesehatan untuk Pemudik di Bali
PERISTIWA | 22 Mei 2020 16:18 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Polres Badung, Bali menangkap tiga tersangka kasus pemalsuan surat keterangan kesehatan dan surat perjalanan bagi para penumpang yang akan mudik ke luar Pulau Bali. Para tersangka ini berasal dari Jawa Timur, yakni Aan Setiawan (35), Ikwan Mudin (30) dan Sutomo (34). Ketiganya ditangkap pada Rabu (20/5) sekitar Pukul 21.30 WITA di Jalan Raya Mengwitani Mengwi, Kabupaten Badung.

"Modusnya itu membuat dokumen surat keterangan kesehatan dan surat jalan palsu. Untuk digunakan kepada penumpang yang mudik," kata Kasubbag Humas Polres Badung Iptu Ketut Gede Oka Bawa saat dihubungi, Jumat (22/5).

Para tersangka ditangkap dalam waktu yang berbeda. Aan diamankan terlebih dulu. Kemudian pada Rabu pukul 21.30 WITA, Ikwan Mudin (30) dan Sutomo (34) ditangkap di Jalan Raya Mengwitani Mengwi, Badung.

Pengungkapan, kasus ini berawal pada Kamis (21/5), saat polisi mengamankan mobil travel saat menggelar operasi Ketupat Covid-19 di Jalan Raya Mengwitani Mengwi.

"Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas yang melaksanakan operasi Ketupat Covid-19, ditemukan surat-surat atau dokumen dipalsukan," imbuh Oka Bawa.

Tersangka Aan dan Sutomo mendapat untung Rp80 ribu per orang. Sementara Ikwan Mudin membuat surat keterangan kesehatan dan surat keterangan perusahaan di Jawa Timur, setelah para penumpang mendaftarkaan untuk pulang kampung pada travel milik tersangka. Ikwan mengaku mendapat untung Rp 300 ribu hingga Rp 500.

"Mereka sudah berulang kali menggunakan surat palsu tersebut untuk meloloskan penumpangnya agar bisa lolos dari pemeriksaan petugas," jelasnya.

Oka Bawa juga menyampaikan, para tersangka ini sudah menjual surat-surat palsu kepada 32 orang yang merupakan penumpang dalam dua mobil travel. "Untuk (dua) mobil travel 32 orang. Dia siapkan surat dan mencari penumpang untuk menyebrang ke Jawa ke tempat tujuan," ungkapnya.

Barang bukti yang diamankan berupa 10 bendel surat masing-masing berisikan dua lembar surat. Terdiri dari satu surat keterangan kesehatan dari Puskesmas IV Denpasar Selatan, dan surat jalan dari PT Kreasi sentosa Abadi dan juga satu amplop berisikan surat-surat keterangan kesehatan dan surat jalan yang belum dipakai. Kemudian, 14 bendel surat masing-masing berisikan dua lembar surat keterangan terdiri dari satu surat keterangan kesehatan dari RS Sanglah, dan surat keterangan dari perusahaan PT Subida Jaya.

"Mereka kita baru kita tangkap dan masih dilakukan pemeriksaan. Motifnya iya mencari keuntungan," ujar Oka Bawa. (mdk/cob)

Baca juga:
Truk Berisi Penumpang Ilegal Diamankan Gugus Tugas Covid-19 Bangka Barat
Takut, Xenia Angkut Pemudik Kabur hingga Kejar-kejaran dengan Polisi
Pemudik Meningkat H-2 Lebaran Lewat Tol Jakarta-Cikampek
Pemandangan Kontras H-2 Lebaran di Stasiun Pasar Senen Sebelum dan Saat Covid-19
Polisi Putar Balik 131 Kendaraan Masuk Aceh
Jelang Lebaran, Polisi Sebut Pelabuhan Merak Sepi Pemudik

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami