Polisi ringkus 4 komplotan curanmor pelajar SMA dan mahasiswa

PERISTIWA | 27 November 2014 18:45 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Polisi meringkus empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang mayoritas masih berstatus pelajar SMA dan mahasiswa. Dalam menjalankan aksinya, mereka cukup terbilang lihai dan rapi dengan saling berbagi tugas dan peran masing-masing.

Keempat pelaku adalah; Dian Irawan (16), pelajar kelas XI SMA; Bayu Pangestu (16), pelajar kelas XI SMA; Rendi Wiranto (18) dan Rohiman (21) mahasiswa IAIN Raden Fatah Palembang, dan satu pelaku lain yang belum ditangkap, Rangga (18) pelajar SMK di Palembang.

Keempatnya ditangkap setelah polisi membekuk Bayu di rumahnya. Dari dia nama ketiga pelaku lain juga berhasil diciduk bersama salah satu barang bukti curian berupa Honda CBR.

Diceritakan tersangka Dian Irawan, korban mereka mayoritas masih dikenal oleh salah satu pelaku. Modus yang digunakan dengan cara meminjam motor korban kemudian membuat kunci duplikat.

"Motor yang kami curi rata-rata terparkir di sekolah punya teman sendiri. Kuncinya sudah kami duplikasi waktu dipinjam," ungkap Dian di Mapolsek Gandus Palembang, Kamis (27/11).

Sementara tersangka Rendi menjelaskan, selain mencuri di parkiran, mereka juga menjebak korban dengan cara berpura-pura mengajak korban ke sebuah lokasi. Setiba di sana, pelaku lain sudah menunggu dan langsung menodongkan senjata tajam kepada korban.

"Kami biasa pakai handphone, saling SMS-an. Begitu siap, langsung bergerak sesuai tugas," kata dia.

Kapolsek Gandus Palembang AKP Ibrahim, mengatakan keempat tersangka berhasil diamankan atas laporan dari korbannya, Rabu (26/11) siang di rumah masing-masing. Namun seorang rekannya yang bertugas menduplikasi kunci masih dalam penyelidikan.

"Dalam beraksi, komplotan ini berbagi tugas. Keempat tersangka akan kita jerat Pasal 363 KUHP," ujarnya.

(mdk/mtf)

TOPIK TERKAIT