Polisi Ringkus Komplotan Penguras Isi Tabungan Modus Tukar Kartu ATM

PERISTIWA | 23 November 2019 04:33 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Tim Reskrim Polres Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur meringkus komplotan penguras tabungan bermodus tukar kartu ATM. Mereka ditangkap Kamis (21/11). Ketiga pelaku Syaifullah (48) dan Aco (50), warga Sulawesi Selatan, dan Mustakim (35), warga Balikpapan, kini meringkuk di penjara.

"Syaifullah dan Aco kami amankan di Luwu Utara (Sulawesi Selatan). Kalau Mustakim, di Balikpapan," kata Kapolsek Muara Jawa AKP Anton Saman, dikonfirmasi Jumat (22/11).

Penangkapan ketiganya, bermula dari laporan warga Muara Jawa, Marthen (55), Minggu (25/8) lalu. Uang tabungannya di Bank Mandiri, terkuras Rp176 juta. "Tiga pelaku berbagi peran," ujar Anton.

Syaifullah berpura-pura antre dan mengintip PIN ATM korban. Sedangkan Aco, pura-pura ketinggalan kartu ATM di bilik ATM yang sama dengan korban. Sedangkan Mustakim, penunjuk jalan karena dia tahu kawasan Muara Jawa.

"Jadi, korban ini tidak sadar kartunya ditukar pelaku yang bergerak cepat. Ada rekaman CCTV. Mirip, tapi bukan kartu ATM korban. Korban baru sadar, kalau kartu ATM yang dia pegang, bukan miliknya 3 hari kemudian waktu mau ambil uang lagi," terang Anton.

1 dari 1 halaman

Foya-Foya

Setelah menggasak Rp176 juta, ketiganya berbagi hasil untuk berfoya-foya. "Selain di Muara Jawa, pelaku juga beraksi di Balikpapan, Samboja, dan Bontang. Modusnya sama," ungkap Anton.

Dari kasus itu, polisi mengamankan barang bukti mobil Avanza yang digunakan pelaku. Berikut ratusan kartu ATM dari Syaifullah dan Aco.

"Ada satu plastik kartu ATM yang diamankan. Sudah jelas, kasus ini sedang kami kembangkan. Karena ada banyak kartu ATM, dan bagaimana mereka bisa mendapatkannya? Masih kami selidiki," tutup Anton. (mdk/noe)

Baca juga:
Polisi Ungkap Fakta Baru Pembobolan ATM, Dilakukan 41 Orang Kerugian Rp50 Miliar
ATM Bersama Bantah Pembobolan Bank DKI oleh Satpol PP Dilakukan di Jaringannya
M Taufik Sebut Kasus Bobol Bank DKI Karena Kesalahan Sistem
Sekda Minta Kasus Pembobolan Bank DKI Diusut Tuntas
Dalami Kasus Pembobolan Bank DKI, Polisi Minta Keterangan Sejumlah Saksi
Diduga Bobol ATM Sampai Miliaran, 12 Anggota Satpol PP Dipecat