Polisi Ringkus Penjual HP Catut Nama Keluarga Jokowi Hingga AHY

Polisi Ringkus Penjual HP Catut Nama Keluarga Jokowi Hingga AHY
PERISTIWA | 21 Januari 2020 17:14 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Penjual handphone (HP) yang mencatut nama keluarga Presiden Joko Widodo dan sejumlah politisi lainnya, akhirnya diringkus polisi. Ia diringkus tanpa perlawanan saat berada di rumahnya di kawasan Probolinggo, Jawa Timur.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan, tersangka ditangkap dari hasil patroli siber yang dilakukan pihaknya.

"Hasil patroli siber, tersangka kita ringkus di rumahnya," katanya, Selasa (21/1).

Tersangka diketahui bernama M Mirza, warga Jalan Insinyur Juanda, Probolinggo. Pria umur 27 tahun tersebut mengakui perbuatannya di hadapan penyidik. Ia bahkan mengakui mengatasnamakan keluarga Presiden Jokowi, karena inisiatif sendiri.

"Itu inisiatif sendiri pak. Saya mohon maaf sama Pak Jokowi, sama keluarga saya," tukasnya.

Dalam kasus ini, bapak satu anak ini mengaku menggunakan akun palsu dalam kurun waktu satu tahun terakhir ini. Namun, ia hanya mengatasnamakan keluarga pejabat untuk kepentingan menjual HP.

"Ide dari diri sendiri. Karena HPnya memang benar dikirim, agar laku akhirnya saya mencatut nama Pak Jokowi, saya meminta maaf sebesar-besarnya, saya minta maaf pada Pak Marzuki Ali (politisi Partai Demokrat), minta maaf," tambahnya.

1 dari 1 halaman

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dalam kasus ini proses yang dilakukan tersangka adalah jual beli barang elektronik jenis handphone. Ia menyebut, proses jual beli yang dilakukannya sebenarnya benar.

"Yang bersangkutan artinya melakukan transaksi jual beli handphone. Namun modusnya agar memperlancar prosesnya dia mengaku dari keluarga besar istana maupun juga beberapa nama pejabat penting," tegasnya.

Untuk diketahui, pengguna media sosial Twitter sempat dihebohkan cuitan yang meminta mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie membeli ponsel android dengan harga lebih murah.

Hebohnya, pesan tersebut mengatasnamakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sang anak, Kaesang Pangarep hingga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (mdk/fik)

Baca juga:
Bermodal Rompi SWAT, Polisi Gadungan Peras Pengendara di Makassar
Tempati Lapas Semarang, Kondisi Ratu Keraton Agung Sejagat Dipantau Petugas
Polisi Telusuri Keberadaan Kerajaan Sunda Empire-Earth Empire di Jabar
Ungkap Kasus Penyuntikan Stem Cell, Polisi Ciduk 3 Tersangka
Dokter di Klinik Stem Cell Ilegal Belajar Stem Cell dari Media Sosial
Polisi Sebut Raja-Ratu Keraton Agung Sejagat Sebar Pengaruh Sampai Sumatera

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami