Polisi Safari Salat Berjemaah Tangkal Crosshijaber di Kebumen

PERISTIWA | 17 Oktober 2019 04:34 Reporter : Abdul Aziz

Merdeka.com - Baru-baru ini warganet dikejutkan adanya komunitas crosshijaber. Komunitas laki-laki yang berpenampilan selayaknya perempuan dengan mengenakan hijab dilengkapi cadar.

Dalam unggahan sejumlah warganet di media sosial, para crosshijaber tidak segan untuk membaur dengan para jemaah muslimah saat kegiatan keagamaan. Dampaknya, memunculkan sejumlah keresahan perempuan untuk beribadah secara nyaman di tempat-tempat ibadah.

Menyikapi fenomena crosshijaber, Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan memerintahkan seluruh personelnya yang melaksanakan safari salat berjemaah di masjid untuk mengawasi komunitas crosshijaber. Pengawasan ini dilakukan agar setiap warga nyaman saat beribadah. Pasalnya crosshijaber telah membuat resah warga saat beribadah.

"Kami tidak mau kecolongan. Melalui personel yang ada, kami lakukan pemantauan ke sejumlah masjid. Jangan sampai trend tersebut masuk ke Kebumen," kata AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Rabu (16/10).

Trend crosshijaber membuat perempuan resah, karena bisa saja perempuan muslimah jadi jadian itu masuk ke tempat wudhu dan membaur dengan para perempuan muslimah. Sedang tempat wudhu ataupun toilet perempuan harus steril dari jemaah laki-laki.

"Nanti jika kita berhasil menangkap pelaku crosshijaber di Kebumen, akan kita tindak sesuai hukum yang berlaku. Pelaku crosshijaber harus ditindak tegas, karena meresahkan," tandas Kapolres Kebumen.

Baca juga:
Komnas Perempuan soal Crosshijaber: Secara Budaya Tak Tepat Laki-laki Gunakan Jilbab
Fakta-Fakta Crosshijaber, Dilaknat Tuhan & Menyimpang dari Ajaran Fikih
MUI Soal Crosshijaber: Allah Melaknat Laki-Laki Menyerupai Wanita & Sebaliknya!

(mdk/gil)

TOPIK TERKAIT