Polisi Sebut Awal Mula Kebakaran Kejagung Ada 5 Pekerja Merokok di Lantai 6

Polisi Sebut Awal Mula Kebakaran Kejagung Ada 5 Pekerja Merokok di Lantai 6
Gedung Kejaksaan Agung Usai Terbakar. ©2020 Merdeka.com
NEWS | 23 Oktober 2020 15:45 Reporter : Rifa Yusya Adilah

Merdeka.com - Bareskrim Mabes Polri melakukan gelar perkara kasus kebakaran Kejaksaan Agung. Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo mengatakan ada 64 orang diperiksa sebagai saksi. Termasuk cleaning service serta pegawai kejaksaan.

Ia mengatakan kebakaran Gedung Kejaksaan Agung RI disebabkan oleh api terbuka atau open flame yang berada di Aula Biro Kepegawaian di lantai 6. Kesimpulan itu berasal dari pendapat ahli kebakaran. Lalu diperkuat oleh penyidikan kepolisian.

"Hanya ada satu titik api di lantai 6 Biro Kepegawaian. Penyidik menyimpulkan dari situ awal kebakaran," kata Sambo saat jumpa pers, Jumat (23/10).

"Pemeriksaan 64 saksi bisa disimpulkan ada lima tukang yang bekerja di biro kepegawaian sedang bekerja di lantai 6. Open flame bisa disebabkan dua hal, karena bara api atau karena penyulutan api," kata Sambo.

Setelah mendalami temuan itu, penyidik menemukan ada lima orang pekerja yang sedang melakukan renovasi di lokasi kejadian saat kebakaran dimulai.

Sambo mengatakan, lima pekerja tersebut merokok saat bekerja yang mana api rokok tersebut menjadi sumber awal kebakaran.

"Mereka merokok di tempat pekerja, di mana pekerjaan-pekerjaan tersebut memiliki bahan-bahan yang mudah terbakar, seperti lem aibon dan bahan-bahan lainnya," kata Sambo.

Para tersangka itu disangkakan Pasal 187 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Mereka juga menerapkan pasal alternatif, yaitu pasal 188 KUHP.

Sebelumnya, Polri sudah menetapkan delapan tersangka terkait kebakaran tersebut. Para tersangka dijerat pasal 188, 55 dan 56 KUHP.

Sambo menjelaskan alasan para tersangka itu dikenakan pasal-pasal alternatif tersebut.

"Kenapa memasang pasal alternatif saat naiknya penyelidikan ke penyidikan? Karena kita yakinkan apakah gedung Kejaksaan Agung RI dibakar atau terbakar," katanya.

Kebakaran Gedung Kejagung RI terjadi pada Sabtu (22/8). Api kebakaran sangat besar dan baru berhasil dipadamkan keesokan harinya.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber : Liputan6.com (mdk/rhm)

Baca juga:
Bareskrim Tetapkan 8 Tersangka Kebakaran Gedung Utama Kejagung
Polisi Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kebakaran Kejagung
Jampidum Sebut Kebakaran Kejagung Bukan Kesengajaan Tetapi Kelalaian
Polri akan Gelar Perkara Tersangka Kasus Kebakaran Kejagung 23 Oktober 2020
Polri Segera Gelar Perkara Tetapkan Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejagung
Perbaikan Gedung Kejaksaan Agung yang Terbakar

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami