Polisi Sebut Penusuk Wiranto di Pandeglang Terpapar ISIS

PERISTIWA | 10 Oktober 2019 14:02 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Pelaku penusukkan Menkopolhukam Wiranto diduga terpapar radikalisme ISIS. Wiranto diserang orang tak dikenal ketika hendak bertolak ke Jakarta usai berkunjung ke Pandeglang, Serang, Brebes.

Perempuan yang diamankan polisi berinisial FD dari Brebes, Jawa Tengah. Sementara laki-laki inisialnya SA asal Medan, Sumatera Utara.

"Info yang saya dapat dia (pelaku) diduga terpapar radikal ISIS," kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Kamis (10/10).

Saat ini, pelaku sedang diperiksa anggota Densus 88. "Ini masih didalami dan Densus 88 masih meminta keterangan para tersangka. Tersangka kondisinya tidak luka," katanya.

Kedua pelaku, lanjut Dedi, yakni yang perempuan D asal Brebes, Jawa Tengah dan laki-laki inisial SA.

Sebelumnya, peristiwa penyerangan itu terjadi di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). Wiranto ke Serang dalam rangka peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar yang beralamat di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi.

Baca juga:
Menteri Wiranto yang Tak Pernah 'Berubah'
Ratusan Pengungsi di Jayapura Kembali ke Wamena Menumpang Hercules
Beda Cara Jokowi dan SBY Tangani Papua
Pemerintah 'Tancap Gas' Pulihkan Wamena
Bertemu Warga di Wamena, Wiranto Ajak Bangun Kembali Persaudaraan

(mdk/rhm)