Polisi Selidiki Kerumunan Resepsi Pernikahan di Samarinda Diduga Langgar Prokes

Polisi Selidiki Kerumunan Resepsi Pernikahan di Samarinda Diduga Langgar Prokes
Viral Kerumunan Resepsi Nikah di Samarinda. ©2021 Sosial media
PERISTIWA | 24 Februari 2021 18:01 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Warga Samarinda di Kalimantan Timur, tengah ramai menyoroti resepsi pernikahan di salah satu gedung pertemuan, di tengah pandemi Covid-19. Pesta pernikahan itu diduga tanpa protokol kesehatan ketat. Apalagi, kasus Corona di Samarinda, sudah mencapai lebih dari 10 ribu kasus.

Dari pengamatan merdeka.com, video itu diunggah akun instagram lambe_turah, pada Senin (22/2) lalu. Dalam video pesta nikah di ruang tertutup itu, hanya beberapa wanita dalam ruangan yang terlihat mengenakan masker.

Dalam video tertulis nama salah satu gedung pertemuan, yang dikabarkan berlokasi di kawasan Samarinda Seberang. Acara digelar Minggu (21/2). Sampai dengan siang hari ini, lebih dari 8.200 orang mengomentari unggahan itu.

Viralnya video itu menjadi atensi kepolisian. Dipastikan, lokasi gedung yang tertera dalam video itu, benar ada di kota Samarinda. Namun demikian, kepolisian belum bisa menentukan tindakan yang harus diambil kepolisian.

"Intinya kami polisi, masih melakukan penyelidikan dengan mengklarifikasi para pihak," kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Yuliansyah, dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (24/2).

viral kerumunan resepsi nikah di samarinda
©2021 Sosial media

Menurut Yuliansyah, kepolisian juga masih berkoordinasi bersama dengan pihak lain, yang tergabung dalam tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Samarinda, untuk menentukan sikap berikutnya. "Kami juga akan berkoordinasi dengan tim Gugus Tugas dan Satpol PP," ujar Yuliansyah.

"Ke depan, kami akan duduk bersama stakeholder yang terkait, untuk menentukan sikap kedepannya seperti apa," singkat Yuliansyah.

Untuk diketahui, Pemprov Kalimantan Timur melalui Gubernur Isran Noor, telah menginstruksikan Pemda di 10 kabupaten/kota, menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Instruksi Gubernur Isran itu, tertuang dalam Instruksi Nomor 1/2021, yang ditetapkan dan diteken Isran di Samarinda, pada Kamis (4/2) lalu. (mdk/gil)

Baca juga:
Istana Sebut Jokowi Tidak Langgar Aturan Soal Kerumunan di Maumere
Kerumunan di Kunker Jokowi, PKS Kritik Penegakan Hukum Prokes Kurang Adil
Epidemiolog: Kerumunan Saat Jokowi di Maumere Harusnya Bisa Dicegah & Diantisipasi
Penjelasan Istana Terkait Jokowi Tanpa Pengawalan Paspampres ke Sawah di Sumba Tengah
Epidemiolog: Memicu Kerumunan Melanggar UU Wabah Baik Sengaja atau Tidak
Epidemiolog soal Kerumunan Sambut Jokowi: Jangan Salahkan Masyarakat Terus

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami