Polisi Sita HP Istri Anggota Kodim Wonosobo Nyinyir Penusukkan Wiranto

PERISTIWA | 15 Oktober 2019 23:43 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Polres Wonosobo bakal menghadirkan saksi ahli dalam pemeriksaan WW, istri Kopda DB yang diduga kedapatan mengunggah ujaran kebencian di medsos Facebook terkait penusukkan dialami Menko Polhukam Wiranto.

"Harus ada saksi ahli bahasa dan saksi ahli Pidana Umum supaya semuanya jelas dan sesuai prosedur," kata Kasat Reskrim Polres Wonosobo AKP Heriyanto saat dikonfirmasi, Selasa (15/10).

Dia menyebut mesti menghadirkan saksi ahli, WW tetap menjalani proses pemeriksaan. Namun, hingga saat ini pihaknya terus melakukan penelusuran untuk mencari fakta-fakta baru dan bukti lain untuk mengarah ke pengembangan kasus tersebut.

"Jadi yang jelas semua yang ikut komen di konten medsos juga akan kami mintai keterangan, termasuk handphone terlapor kita sita untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Kapendam IV Diponegoro, Letkol Kav Susanto mengatakan istri anggota Kodim Wonosobo diberikan dilaporkan karena setiap anggota militer bertanggungjawab kepada istrinya. Sementara, untuk istrinya akan diproses pidana umum karena berstatus warga sipil.

"Sesuai aturan, dan kami juga sudah berkoordinasi dengan komando, untuk suaminya mendapat sanksi disiplin militer dan istrinya pidana umum. Karena ada etika, ada peraturan bahwasanya, setiap anggota militer bertanggungjawab kepada istrinya atau Persit," kata Letkol Kav Susanto.

Baca juga:
Imbas Istri Nyinyiri Penusukan Wiranto, Peltu YNS Tak Lagi Pegang Jabatan
FS, Istri Peltu YNS Jalani Wajib Lapor Terkait Nyinyiran Penusukan Wiranto
Istri Nyinyir Penusukan Wiranto, Peltu YNS Dipenjara 5 Hari dan Ditunda Naik Pangkat
Tujuh Prajurit TNI AD Disanksi Karena Tak Bijak Gunakan Media Sosial
Datangi RSPAD, Iriana dan Istri Para Menteri Besuk Wiranto
Sutiyoso Jenguk Wiranto: Dia Selalu Bergurau Kalau Bertemu Saya
Staf Admin di Undip Dilaporkan Polisi Usai Komentar Soal Wiranto

(mdk/gil)