Polisi Tangkap Dua Pelaku Penggelapan Migas di Bali

PERISTIWA | 14 Desember 2018 04:32 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Polda Bali berhasil menangkap dua pelaku berinisial IBPW (43) dan IWS (44) yang diduga melakukan tindak pidana penggelapan bahan bakar minyak di Desa Antiga Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali Kamis (13/12).

Kedua pelaku berhasil diamankan sekitar pukul 11.40 Wita, saat pelaku memasuki sebuah gudang yang berlokasi di Banjar Labuhan Desa Antiga Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, dengan membawa truk tangki pertamina dengan pelat nomor DK 8495 AG.

Penangkapan berawal dari laporan masyarakat soal sering terjadinya kegiatan mencurigakan di sebuah gudang. Di mana truk tangki pertamina sering keluar masuk ke gudang yang beralamat di Desa Antiga, Karangasem.

Menerima laporan tersebut, Subdit 4 Tipiter Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali langsung melakukan penyelidikan. Polisi akhirnya mengamankan kedua pelaku yang sedang melakukan pengambilan bahan bakar minyak berupa pertalite yang ada di dalam truk tangki tersebut.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 unit truk tangki pertamina berisi 16.000 liter pertalite, 2 lembar Nota penebusan BBM, 1 buah valf, 2 buah pita segel, 2 jerigen warna biru yang masing-masing berisi baham bakar minyak pertalite 30 liter dan 2 jerigen warna biru dalam keadaan kosong.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (13/12) malam membenarkan, adanya penangkapan tindak pidana penggelapan bahan bakar minyak yang dilakukan oleh dua pelaku tersebut.

"Sekarang kedua pelaku sudah diamankan di Ditreskrimsus Polda Bali untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Baca juga:
Ilegal, 2.146 Kepiting Bertelur asal Papua Disita BKIPM Bandara Soekarno Hatta
Bea Cukai-Kastam Gagalkan Penyelundupan Minyak Mentah hingga Satwa Dilindungi
Selundupkan Motor Curian Dengan Ditutupi Durian, Haririn Ditangkap Polisi Gilimanuk
BBKP Surabaya sita 481 ekor burung eksotis ilegal, 133 ekor di antaranya mati
Diduga tampung kayu hasil ilegal logging, bos galangan kapal di Riau ditangkap

(mdk/ray)