Polisi Tangkap Komplotan Pencurian Motor di Kupang

Polisi Tangkap Komplotan Pencurian Motor di Kupang
PERISTIWA | 8 April 2020 01:34 Reporter : Ananias Petrus

Merdeka.com - Unit Buru Sergap (Buser) Sat Reskrim Polres Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur, membekuk komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Dalam operasi kali ini, 8 orang pelaku diamankan.

Polisi menangkap MMB alias Ma'e (46), MN alias Mel (24), GM alias Gab (41), RMB alias Rony, FYA alias Usu, MN alias Teos, AT alias Bento dan MA alias Mes. Dari mereka, polisi menyita sepeda motor berbagai jenis, seperti Kawasaki KLX, Honda CRF dan Honda Beat.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye Jaha mengatakan, para pelaku merupakan komplotan curanmor di Kota Kupang. Terungkap nya para pelaku ini berawal dari laporan polisi nomor LP/B/392/III/2020/SPKT Polres Kupang Kota tanggal 28 Maret 2020, yang dilaporkan Giancarlo Simon Santriani Lamanepa.

"Motor yang disasar adalah motor besar dan mahal. Target mereka motor yang diparkir tanpa mengunci stang stir," katanya, Selasa (7/4).

Dia mengungkapkan, para pelaku sempat menjual sepeda motor KLX seharga Rp 8 juta di BTN Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang ke SM alias Stef selaku penadah.

"Sepeda motor milik korban Giancarlo Simon Santriani Lamanepa berhasil diamankan dari tangan penadah, Stef yang dicuri pelaku di Kelurahan TDM," jelasnya.

Kepada polisi, Stef selaku penadah mengaku membeli dari pelaku MMB alias Ma'e dan pelaku lain PP alias Piet. Setelah itu, polisi menangkap pelaku MN alias Mel di tempat pangkas rambut di Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Saat ditangkap, Mel mengendarai sepeda motor curian jenis CBR yang sudah dilaporkan di Polres Kupang Kota.

MN alias Mel juga diketahui baru pulang menjual satu unit sepeda motor curian jenia Yamaha Byson warna putih, di Desa Bena Kabupaten Timor Tengah Selatan bersama pelaku MMB alias Ma'e dan GM alias Gab.

Polisi kemudian mengamankan MMB alias Ma'e dan GM alias Gab di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

"Para pelaku menjual sepeda motor hasil curian dengan harga bervariasi antara Rp 3 juta hingga 10 juta. hasil penjualan dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan berfoya-foya dengan berpesta minuman keras," tutup Hasri. (mdk/fik)

Baca juga:
Lima Sindikat Curanmor Lintas Kabupaten di Sultra Dibekuk Polisi
Polisi Ringkus 2 Pelaku Curanmor yang Beraksi 18 Kali di Cengkareng
Dua Kelompok Pencuri Motor di Bekasi dan Jaktim Ditangkap
2 Siswi SD dan SMP Curi Sepeda Motor Tetangga untuk Keliling Kota
11 Maling Motor Ditangkap, 9 Ditembak karena Melawan
Pura-pura Karaoke, Komplotan Pencuri di Kebumen Gasak Motor

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami