Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Remaja di Gerbong KRL

PERISTIWA | 15 Agustus 2019 20:42 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Polisi mengungkap kasus tindak pidana pencabulan terhadap remaja di bawah umur yang terjadi di Gerbong KRL, Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, pada pukul 06.40 WIB, Kamis (15/8).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, pelaku bernama Hengki mencabuli korban di bawah umur di dalam KRL yang penuh dan berdesakan. Hengki melakukan pelecehan dengan mendekati korban hingga tangan kiri pelaku memegang bagian sensitif korban.

"Pelaku bernama Hengki yang merupakan warga Teluk Pucung, Bekasi, melecehkan remaja perempuan di bawah umur, ia melakukan itu," katanya saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis (15/8).

Kemudian remaja di bawah umur korban pencabulan sadar dan berteriak. Akibatnya penumpang lain geram dan membekuk pelaku.

"Akhirnya pelaku dibekuk penumpang lain dan diserahkan ke petugas KR di stasiun Manggarai. Lalu dari mereka diserahkan ke kami," ujar Argo.

Dia mengatakan pelaku mengaku baru satu kali berbuat cabul di dalam KRL. "Namun akan kami dalami lagi, untuk memastikan sudah berapa kali dia berbuat cabul di KRL," tutup Argo seperti dilansir dari Antara.

Pelaku diketahui belum satu bulan menikah dan merupakan salah satu pegawai di rumah sakit di Jakarta. Karena perbuatan pencabulan terhadap remaja di bawah umur itu, pelaku akan dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara. (mdk/fik)

Baca juga:
Siswi SMP di Cilacap Dicabuli Teman Kenalan Media Sosial
Diduga Cabuli Balita, Guru Ngaji di Kebumen Diamankan
Menghilang Dua Hari, Gadis di Garut Ternyata Disekap dan Diperkosa Temannya
Bejat, Ayah di Surabaya Setubuhi Anak Kandung Selama 3 Tahun
Diimingi Bakal Dinikahi, Rasno Setubuhi Anak Tiri 10 Kali Hingga Hamil 6 Bulan
Bapak di Sidoarjo Setubuhi Anak Kandung Selama 3 Tahun Hingga Hamil
Usai Pisah dengan Istri, Pria di Sumut Cabuli Putrinya Sendiri

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.