Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Istana Izinkan PKI di Indonesia

Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Istana Izinkan PKI di Indonesia
PERISTIWA | 10 Juli 2019 13:56 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap seorang berinisial LES yang diduga melakukan tindak pidana penyebaran berita tidak benar atau hoaks pada Jumat (5/7).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menyatakan LES merupakan pemilik akun media sosial dengan nama Lutfhie Eddy.

"Tersangka menyebarkan dan mengirimkan postingan melalui akun Whatsapp dan Facebook miliknya," kata Dedi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (10/7).

Dedi menjelaskan LES menyebarkan hoaks istana telah meresmikan PKI boleh di Indonesia melalui group whatsapp joglo semar gugat.

Lalu, di akun facebooknya, LES unggah gambar dengan keterangan "Dokter ini salah apa??? #PoliTIKUS dan #penDUNGU pendukung Jokopet sudah hilang akal sehat dan #INAelectionObserverSOS #MATINYA demokrasi #MEMALUKAN!!!!

Dia menyebut tujuan LES yakni sebagai bentuk dukungan untuk salah satu calon presiden dan wakil presiden di perhelatan Pilpres 2019.

"Barang bukti yang diamankan antara lain satu buah Handphone merk samsung S9 warna dan satu buah Simcard," ucapnya.

Atas perbuatannya itu, LES dikenai Pasal 45A ayat 2 Jo Pasal 28 ayat 2 tentang Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 dan atau Pasal 14 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dan/atau Pasal 207 KUHP.

"Ancaman hukuman pidana enam tahun penjara dengan denda paling banyak Rp 1 miliar," jelasnya.

Reporter: Ika Defianti (mdk/rhm)

Baca juga:
Bahar bin Smith Divonis 3 Tahun Bui, Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa
Kuasa Hukum Pria Ancam Penggal Jokowi Minta Penahanan Kliennya Ditangguhkan
Tersangka Pengancam Penggal Kepala Jokowi Menikah di Rutan Polda Metro
Gara-gara Ujaran Kebencian di Jerman, Facebook Didenda Rp31 Juta
Gubernur Sulteng Laporkan Lagi Politisi NasDem Yahdi Basma atas Kasus Hoaks
Ogah Diperiksa, Dokter Ani Hasibuan Minta Media yang Sebar Hoaks Dipanggil

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Alur BLT Dana Desa Hingga ke Tangan Warga - MERDEKA BICARA with Mendes Abdul Halim Iskandar

5