Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Jalan Kalimalang Cipinang Melayu Lockdown

Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Jalan Kalimalang Cipinang Melayu Lockdown
PERISTIWA » MALANG | 30 Maret 2020 09:53 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Polres Metro Jakarta Timur menangkap satu orang pelaku pembuat video hoaks terkait penutupan Jalan Inspeksi Kalimalang, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, tepatnya di depan Universitas Borobudur. Pelaku diketahui atas nama inisial HR alias B (45).

"Betul, pelakunya satu orang sudah kita amankan. Ini masih dimintai keterangan," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Arie Ardian saat dihubungi, Senin (30/3).

Tak hanya membuat video, pelaku juga telah menyebarkan video tersebut ke group media sosial WhatsApp. Untuk pelaku sendiri, ditangkap pada Minggu (29/3) sekitar pukul 14.00 WIB.

"Pelaku ini membuat video bahwa seolah-olah di Cipinang Melayu telah dilakukan lockdown dan dia sebarkan ke grup kantor pelaku," ujarnya.

Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai kurir ini dikenakan Pasal 14 UU nomor 1 tahun 1946 tentang ITE.

"Pelaku penyebaran berita bohong melalui media WhatsApp sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 UU nomor 1 tahun 1946 dan UU RI nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE," sebutnya.

1 dari 1 halaman

Kejadian Sebenarnya

Selain itu, ia menjelaskan, tidak adanya penutupan jalan melainkan hanya membatasi wilayah RW 04, Cipinang Melayu. Hal tersebut ia dapatkan berdasarkan keterangan dari warga.

"Sesuai keterangan Pak Rt bukan di-lockdown/ditutup, tetapi hanya membatasi wilayah RW 4 dari RT 1 Sampai RT 9," jelasnya.

Pembatasan akses jalan tersebut dilakukan warga, karena adanya satu orang warga sekitar yang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).

"Hanya di berlakukan 1 akses keluar masuk karena ada 1 warga yang ODP," tutupnya.

Dalam video tersebut, pelaku menyebut, adanya penutupan di Jalan Inspeksi Kalimalang, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, tepatnya di depan Universitas Borobudur.

Ia juga mengatakan, akses jalur tersebut sudah dilakukan lockdown sampai waktu yang tidak bisa ditentukan.

"Bos laporan bos, ini Cipinang Melayu akses sudah ditutup, lockdown. Semua pintu ditutup sudah tidak bisa untuk akses keluar masuk. Sudah ditutup untuk permanen samai batas waktu yang tidak bisa ditentukan," kata pelaku dalam video hoaks itu. (mdk/eko)

Baca juga:
Polisi Tangkap 2 Penyebar Hoaks Sekuriti Pingsan karena Covid-19
CEK FAKTA: Hoaks RS Premier Bintaro Lockdown Karena Tenaga Medis Kena Corona
Membasmi Hoaks Covid-19
Pangdam Jaya Minta Hentikan Hoaks Terkait RS Darurat Wisma Atlet
Sebar Hoaks Pendeta Terpapar Covid-19 Meninggal di RSUDAM, Warga Lampung Ditangkap

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami