Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Penyerangan dan Pembakaran Tempat Ibadah di Papua

PERISTIWA | 10 Oktober 2019 12:18 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Papua menangkap seorang pria yang menyebarkan hoaks terkait situasi di Papua di media sosial. Pelaku berinisial AD (52) dijerat Undang-Undang ITE.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, pelaku ditangkap di Jalan Jeruk Nipis Kotaraja, Kota Jayapura, Minggu, 6 Oktober 2019 pukul 08.30 WIT.

"Penangkapan disaksikan Ketua RT setempat dan sejumlah saksi," kata Dedi dalam keterangan tertulis, Kamis (10/10).

Dedi menjelaskan, pelaku berinisial AD (52) menyebarkan video berisikan berita bohong, bahwa seolah-olah telah terjadi pembakaran tempat ibadah dan penyerangan yang dilakukan kelompok masyarakat tertentu.

"Video diposting melalui akun facebook Lehiun Tandabe," ucap dia.

Atas perbuatannya pelaku di jerat dengan pasal 45A Ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan Pasal 14 Ayat (2) dan/atau pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946.

"Saat ini pelaku telah ditahan di Rutan Mapolda Papua untuk proses hukum lebih lanjut," tutup dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Baca juga:
Polres OKI Buru Penyebar Hoaks Penemuan Harta Karun
Pascagempa Ambon, Warga Mengungsi Bertambah Diduga karena Info Hoaks
Polisi Tangkap Pembuat Grup WhatsApp Anak STM
Polisi Sebut WA Grup Anak STM Ada yang Jadi Pembuat, Admin dan Buzzer
Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Mahasiswa Tewas Tertabrak Mobil Taktis
Jaksa Kembalikan Berkas 2 Tersangka Insiden di Asrama Mahasiswa Papua ke Polisi
Polisi Tangkap Pengedit dan Penyebar Video Yel-Yel TNI Hoaks di 3 Lokasi

(mdk/gil)