Polisi Tegaskan Tak Terlibat Pembatalan Kuliah Umum Ustaz Abdul Somad di UGM

PERISTIWA | 10 Oktober 2019 11:16 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Universitas Gajah Mada (UGM) membatalkan kuliah umum yang akan diisi oleh Ustaz Abdul Somad atau UAS di masjid kampus pada Sabtu 12 Oktober 2019.

Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Irjen Ahmad Dofiri menyampaikan, kebijakan kampus tersebut tidak ada kaitannya dengan kepolisian setempat.

"Inikan kebijakan yang punya tempat kalau masalah begitu. Kepolisian dalam hal ini tidak terkait langsung dengan itu, jadi lebih kepada kebijakan yang punya tempat seperti itu. Yang punya tempat misalnya membatalkan, tidak melanjutkan kegiatan itu, monggo silakan yang punya tempat," tutur Dofiri di Polda DIY, Yogyakarta, Kamis (10/10).

Dofiri menyatakan, bahkan polisi pun tidak memberikan rekomendasi terkait gambaran situasi dan pengamanan terkait dengan kuliah umum yang akan diisi oleh UAS. Terlebih, penyelenggaraannya pun dilakukan di masjid layaknya kajian pada umumnya.

"Tidak perlu kali di masjid (ada rekomendasi). Memang tidak perlu," jelas dia.

Dofiri bahkan sangat yakin dengan kultur warga Yogyakarta yang humanis dan damai. Kalaupun ada konflik pro dan kontra di masyarakat, hal itu dinilai akan jauh dari ketegangan berlebih.

"Tidak lah, tidak akan sejauh itu. Semua pihak dewasa, bisa menyelesaikan itu dengan baik. Jadi kita tidak terlalu jauh untuk mengantisipasi karena internal di universitas sendiri saya kira sudah bisa menyelesaikan itu," Dofiri menandaskan.

Reporter: Nanda Perdana

Baca juga:
UGM Batalkan Kuliah Umum Ustaz Abdul Somad yang akan Digelar 12 Oktober
Tabligh Akbar Dibatalkan, Ustaz Abdul Somad Tetap Datangi Ponpes Kudus
Punya Masa Lalu Kelam karena Narkoba, Ammar Zoni Minta Nasihat Ustaz Abdul Somad
Polisi Masih Kaji Kasus Ustaz Abdul Somad
Tanggapan Para Tokoh soal Ceramah Ustaz Abdul Somad
Wapres JK: Kalau Dakwah Jangan Melebar

(mdk/rhm)