Polisi Telusuri Korban Lain dari Guru Olahraga Cabul di Bali

PERISTIWA | 23 Januari 2020 23:03 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Polisi masih mendalami kasus guru olahraga yang mencabuli dua muridnya di Bali. Polisi mendalami melalui proses penyelidikan dan penyidikan.

"Untuk sementara belum ada perkembangan masih dalam proses penyidikan dan belum ada hal-hal baru yg muncul. Jika ada akan kami kabari," kata Heselo, saat dihubungi Kamis (23/1).

Dia mengimbau bila ada para siswi yang menjadi korban pencabulan tersangka, agar bersedia melaporkannya ke Polres Badung.

"Jika ada korban lain, silakan dilaporkan kami. Bisa lewat orang tua atau keluarga korban yang bisa langsung melaporkan," imbuhnya.

Dia tengah mengindentifikasi dugaan adanya korban lainnya. Polisi akan terus melakukan pengembangan. Terutama laporan korban yang dicabuli oleh tersangka.

"Sebenarnya tidak ada kesulitan jika ada korban lain yang mau melaporkan. Namun kami sendiri tetap lakukan perkembangan korban lain lewat dua korban yang sudah ada," ujarnya.

"Semoga mereka bisa berbicara terkait korban lain. Sekarang ini korban yang ada belum bisa berbicara. Pihak kepolisian pun harus pelan-pelan mengajak korban untuk buka suara jika diketahui ada korban lain," ujar Heselo.

Seperti yang diberitakan, seorang guru olahraga berinisial IGA KW (53) dengan tega mencabuli dua muridnya yakni di dalam kelas, di sekolah dasar atau TKP, di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali.

Terungkapnya peristiwa itu, karena korban TF merasa trauma dan melakukan percobaan bunuh diri di sekolahnya karena sering dicari oleh tersangka untuk diajak persetubuhan.

Selanjutnya, dari peristiwa itu pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap kasus tersebut dan ditemukan lagi satu korban yakni KDAP yang juga mengalami nasib yang sama.

Selanjutnya, pihak kepolisian pada Selasa (21/1) kemarin langsung mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi dan benar tersangka melakukan perbuatan cabul dan persetubuhan pada korban. Kemudian, pada pukul 14:00 Wita di hari yang sama tersangka langsung ditangkap oleh polisi di rumahnya yang tidak jauh dari sekolah SD tersebut. (mdk/noe)

Baca juga:
Guru Cabul di Badung Sempat Tawarkan Uang dan Janjikan Sepatu kepada Korban
Guru SD di Sleman Lakukan Pelecehan Seksual pada 12 Siswi
Ajak Siswi Threesome, Guru Honorer di Bali Dipecat
Polisi Temukan Kondom Hingga Tisu Magic dalam Indekos Pelaku Threesome di Bali
Dua Pelaku Threesome di Buleleng Bali, Ternyata Pasangan Selingkuh
Pelaku Threesome di Bali Baru Setahun Jadi Guru Honorer

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.