Polisi Tembak Mati Terduga Pelaku Pencurian Mobil di Banten

Polisi Tembak Mati Terduga Pelaku Pencurian Mobil di Banten
Ilustrasi Penembakan. ©2015 Merdeka.com
PERISTIWA | 7 Februari 2021 11:32 Reporter : Rifa Yusya Adilah

Merdeka.com - Tim Reserse Mobile Polda Banten menembak mati terduga pelaku pencurian mobil yang selama ini sudah beraksi sebanyak 24 kali. FS (45) tewas saat akan ditangkap polisi.

Sebelumnya, tiga orang komplotannya sudah berhasil diamankan polisi. Tiga orang itu diantaranya N (38) warga Kecamatan Jayanti, Tangerang, S (30) warga Kecamatan Taraju, Tasikmalaya, dan R (33) warga Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah.

Direskrimum Polda Banten, Kombes Martri Sonny mengungkapkan, pihaknya hendak menangkap pelaku di rumah istrinya di Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (6/2) dini hari. Namun ternyata FS mengetahui kedatangan polisi saat akan ditangkap.

FS pun berusaha melarikan diri. Dia naik ke atap rumah dan menembaki polisi dengan senjata api rakitan. Polisi kemudian melumpuhkan FS hingga FS terjatuh dari atap rumah.

"Petugas malah ditembaki oleh pelaku dengan menggunakan senjata api rakitan. Karena tersangka melakukan perlawanan dengan cara menembaki petugas, terpaksa kami lumpuhkan," kata Martri dalam keterangan tertulisnya yang diterima merdeka.com, Minggu (7/2)

Dia mengatakan, pihaknya pun membawa FS ke rumah sakit. Namun, nyawa FS tidak bisa diselamatkan. Dia meninggal dunia saat berada dalam perjalanan ke rumah sakit.

"Pelaku yang terluka parah tidak dapat diselamatkan. Dia meninggal dalam perjalanan saat kita bawa ke rumah sakit," ujarnya.

Martri melaporkan, berdasarkan keterangan ketiga pelaku yang sudah ditangkap, komplotan ini sudah melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor sebanyak 24 kali di sejumlah wilayah Provinsi Banten. Kendaraan hasil curiannya kemudian dijual ke daerah di luar Provinsi Banten. Para pelaku mengaku, uang hasil penjualan kendaraan curian itu dipakai untuk membeli narkoba

"Kendaraan hasil kejahatan dijual ke Lampung dan Karawang. Kita masih melakukan pengembangan karena pelaku baru kita tangkap. Hasil penjualan kejahatan digunakan untuk pembelian narkoba jenis sabu," ungkapnya.

Dia menambahkan, ketiga pelaku yang telah ditangkap itu dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun penjara. Barang bukti yang diamankan petugas yakni 2 unit sepeda motor, 1 unit mobil Suzuki Futura, 1 unit Avanza, 7 handphone, 1 senjata api rakitan berikut 4 butir peluru dan selongsongan, 2 pisau, obeng, kunci T dan kampak. (mdk/fik)

Baca juga:
Polisi Tembak Mati Terduga Pelaku Pencurian Mobil di Banten
Tepergok Curi Domba, 3 Pelaku di Garut Kabur Tinggalkan Mobil
Ingin Punya Mobil Pick Up, Pria di Banten Ini Nekat Curi 4 Ekor Kerbau
Butuh Uang untuk Biaya Nikah, Pria Paruh Baya Mencuri di Bedeng Rongsokan
Beraksi Belasan Kali, Pencuri Ditangkap usai Gasak Motor Bule di Badung
Hidup Sendiri, Seorang Ibu Asal Cilacap Nekat Mencopet Rp 100 Ribu di Banjarnegara
Sedang Dilidik Kejaksaan, Kantor BUMD Tanjungpinang Dibobol Maling Acak-Acak Dokumen

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami