Polisi Temukan Jimat Lintah Milik Penganiaya Kanit Reskrim di Sumbawa

Polisi Temukan Jimat Lintah Milik Penganiaya Kanit Reskrim di Sumbawa
PERISTIWA | 14 Juli 2020 10:42 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Polisi menemukan jimat 'lintah' milik Syamsul Hidayat alias Bim, tersangka penganiayaan Kanit Reskrim Polsek Utan Ipda Uji Siswanto. Residivis yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian ini dikenal lihai dalam bersembunyi. Bahkan petugas yang melakukan penangkapan sempat kewalahan untuk melumpuhkan tersangka.

"Dari informasinya memang begitu, pelaku sulit dilumpuhkan karena jimat itu," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Kombes Pol Artanto. Dikutip dari Antara, Selasa (14/7).

Bukti yang bersangkutan menggunakan jimat ditemukan setelah petugas berhasil menangkapnya. Barang yang diduga jimat tersebut, ditemukan dalam bentuk tali yang terikat melingkar di bagian perutnya.

Artanto menuturkan, penangkapan Bim sudah sesuai prosedur. "Jadi anggota yang melakukan penangkapan terhadap SH (Syamsul Hidayat) sudah menjalankan SOP (standard operating procedure) dengan benar," ujarnya.

SOP tersebut, jelasnya, sesuai Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2009, yakni tindakan penembakan di tempat dapat dilakukan pada saat kondisi keselamatan petugas dan orang lain dalam keadaan terancam.

"Apabila petugas yang akan menangkap pelaku dan pelaku tersebut melakukan upaya perlawanan yang membahayakan petugas atau orang lain, petugas bisa mengambil tindakan tegas," lanjut Artanto.

Dalam kasus ini, tim gabungan dari Polres Sumbawa dibantu Polda NTB menangkap Syamsul Hidayat pada Minggu (12/7) pagi, dari lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyiannya, di Labuhan Alas, Kabupaten Sumbawa.

Keberadaan Syamsul Hidayat yang diketahui jauh dari pemukiman penduduk tersebut diduga dalam upaya pelariannya usai menganiaya Ipda Uji pada Jumat (10/7) pagi, di Kantor Desa Tengah, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa.

Ketika hendak ditangkap, Syamsul Hidayat melakukan perlawanan. Walaupun sudah terkepung, Syamsul Hidayat dengan bermodalkan senjata tajam miliknya, menolak untuk menyerahkan diri bahkan tetap berupaya kabur dari hadapan polisi.

"Jadi karena ada upaya perlawanan dari tersangka, tim dengan terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur (melumpuhkan dengan cara menembakkan peluru timah panas)," ujarnya.

Syamsul Hidayat dinyatakan telah meninggal dunia pada Senin (13/7) dini hari, setelah mendapat perawatan medis di RSUD Sumbawa akibat luka tembak yang dideritanya. (mdk/cob)

Baca juga:
Pelaku Penganiayaan Polisi Hingga Tewas di Sumbawa Meninggal Dunia
Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Kanit Reskrim di Sumbawa Hingga Tewas
Polisi Buru Pelaku yang Sayat-sayat Kanit Reskrim di Sumbawa Hingga Tewas
Selain Dendam, Penyerang Polres OKI Akibat Pengaruh Narkoba
Penyerang Mapolres OKI Seorang Residivis, Penganut Aliran Tertentu
KontraS Desak Polisi Proses Pidana Penganiaya Saksi di Mapolsek Percut Sei Tuan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami