Polisi Temukan Karyawan Pinjol yang Diamankan di Jakut Masih Anak-anak

Polisi Temukan Karyawan Pinjol yang Diamankan di Jakut Masih Anak-anak
ilustrasi garis polisi. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 26 Januari 2022 21:34 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Polda Metro Jaya meringkus 99 orang di perusahaan aplikasi pinjaman online ilegal. Sebagian karyawan yang diamankan masih berstatus anak di bawah umur.

Hal itu terungkap setelah menggeledah sebuah Ruko Palladium Blok G7, di Jalan Pulau Maju Bersama, PIK, Jakarta Utara, pada Rabu (26/1/2022) malam. Ruko itu dimanfaatkan sebagai kantor oleh perusahaan pinjol ilegal.

"Kita lihat yang banyak bekerja adalah anak-anak yang masih di bawah umur. Ini mereka memiliki kekurangan pengetahuan terkait dengan kegiatan yang dilaksanakan secara ilegal ini," kata dia di Jakarta Utara, Rabu (26/1/2022) malam.

Zulpan meminta pengungkapan kasus ini dijadikan pembelajaran bagi orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya.

"Kami juga mengimbau ke masyarakat orang tua karena di sini agar orang tua juga meningkatkan pengawasan ke anak-anaknya agar tidak tersandung terkait dengan persoalan ini," ucap dia.

Perusahaan berdiri sejak Desember 2021 lalu. Ruko tak pernah sepi. Karyawan bekerja dari mulai jam 9 pagi sampai jam 7 malam selama satu minggu penuh.

"Aktivitas yang dilakuan di tempat ini tidak henti dalam 1 minggu," ujar dia.

Zulpan menerangkan, perusahaan tersebut membawahi 14 aplikasi pinjaman online. Antara lain Dana Aman, Uang Rodi, Pinjaman Terjamin, Dana Induk, Dana Online, dan Go Kredit

"Semuanya ilegal karena tidak mengantongi izin dari OJK," ujar dia.

Polisi menduga perusahaan tersebut telah memiliki banyak nasabah. Terlihat dari karyawan yang direkrut oleh perusahaan. Zulpan menyebut, jumlahnya mencapai 99 orang.

"Mereka memiliki batasan pinjaman batasan terendah Rp1,2 juta dan tertinggi Rp10 juta dan cukup banyak orang yang melakukan peminjaman ini. Kita lihat saja karyawan sampai 98 tentu ya banyak masyarakat yang jadi korban," terang dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Baca juga:
Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Jakut, 98 Karyawan dan 1 Manajer Diamankan
Daftar Terbaru Fintech Resmi di Indonesia, Tambah 2 Anggota dan 1 Dicoret
Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Penjaringan Jakut
Pinjol Banyak Diadukan di 2021, YLKI Minta UU Perlindungan Data Segera Disahkan
Ibu di Tangerang Ini Terlilit Utang 14 Pinjol, Ingin Jual Ginjal Hampir Bunuh Diri

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami