Polisi Temukan Senapan Angin saat Razia Massa Aksi 22 Mei di Tuban

PERISTIWA » MALANG | 21 Mei 2019 10:31 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Petugas gabungan Polres dan TNI Tuban menggelar razia mengantisipasi pergerakan massa aksi people power di Jakarta. Razia dilakukan dengan memeriksa kendaraan melintas di sekitar kawasan bundaran patung Letda Sucipto Tuban.

Satu per satu kendaraan roda empat dari arah Surabaya dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan. Mulai mobil pribadi, mobil boks, dan penumpang bus juga tak luput dari pemeriksaan petugas gabungan.

Hasilnya tidak ditemukan masyarakat terindikasi akan ikut aksi ke Ibu Kota pada 22 Mei 2019. Tetapi anggota menemukan senapan angin yang tersimpan di mobil kijang bernopol AG 1614 SE, dikemudikan Humfron Nuril Huda (36), warga Kecamatan Palang, Tuban.

"Selama pemeriksaan atau sweeping, belum menemukan masyarakat yang hendak mengikuti aksi ke Jakarta. Tetapi kita temukan senapan angin yang berada di mobil pribadi," kata Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, Senin (20/5) malam.

Menurut dia, saat ini senapan angin itu telah diamankan anggota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, dari pengakuan pemilik senapan angin itu akan digunakan untuk menembak ikan.

"Saat ini senjata angin telah diamankan di Polres Tuban," ungkap alumni Akpol angkatan 2000 itu.

Menurutnya, kegiatan sweeping kali ini berdasarkan masukan informasi dari intelijen yang menyebutkan adanya masyarakat akan mengikuti aksi ke Jakarta. Kendati demikian, selama beberapa hari dilakukan penyisiran di wilayah Tuban, belum ditentukan massa aksi.

"Sejauh ini masih aman, dan bisa dipastikan rombongan atau kelompok dari Tuban belum ada yang berangkat ke Jakarta. Itu informasi dari intelijen kita," ungkap AKBP Nanang panggilan akrabnya.

Nanang menambahkan, razia seperti ini akan terus dilakukan di beberapa sejumlah titik di jalur Pantura Tuban hingga besuk Selasa (21/5). Serta telah dilakukan himbauan dimasing-masing Kapolsek untuk melakukan kegiatan serupa demi antisipasi pergerakan massa yang akan pergi ke Jakarta.

"Razia seperti ini akan dilakukan sampai besok dan nonstop tak berhenti, karena aksi di Jakarta pada Rabu 22 Mei," kata dia. (mdk/gil)

Baca juga:
Terima Keputusan KPU, Kiai se-Madura Tolak People Power
Razia Aksi 22 Mei, Polresta Malang Pulangkan Satu Unit Bus Hendak ke Jakarta
Polisi Mulai Tutup Jalan di Depan KPU
Aksi 22 Mei Dinilai Bukan Gerakan Jihad
Luhut Sebut Ada Purnawirawan TNI Terlibat Rencana Penyelundupan Senjata Aksi 22 Mei
Moeldoko: TNI-Polri Dilarang Pakai Amunisi Tajam Amankan Aksi 22 Mei
PWNU Jatim Keluarkan Fatwa Menolak Keputusan KPU Hukumnya Haram

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.