Polisi Terima Satu Pucuk Senpi Laras Pendek Jenis FN dari Warga Nabire

Polisi Terima Satu Pucuk Senpi Laras Pendek Jenis FN dari Warga Nabire
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw. ©2020 Merdeka.com
PERISTIWA | 6 Januari 2021 09:43 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Kapolres Nabire AKBP Kariawan Baru menerima satu pucuk senjata api (senpi) dari masyarakat. Penyerahan senpi laras pendek jenis FN nomor seri 871072 dilakukan di Distrik Nabire, Kabupaten Nabire.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpaw mengatakan, penyerahan satu pucuk senpi ini dilakukan pada 13 November 2020 lalu.

"Kejadian bermula ketika maraknya informasi bahwa ada peredaran senjata api di kalangan masyarakat pedalaman baik dari Kabupaten Paniai ataupun dari Kabupaten Intan Jaya di mana diduga senjata api tersebut dibawa dari luar Kabupaten Nabire oleh orang tertentu," kata Paulus dalam keterangannya, Rabu (6/1).

Berdasarkan informasi tersebut, Kapolres Nabire AKBP Kariawan Barus langsung melakukan langkah-langkah antisipasi dengan melakukan penggalangan terhadap Tokoh-tokoh Masyarakat dan Kepala Suku untuk dapat memberikan informasi apabila terjadi jual beli senjata api dan amunisi.

Dari hasil penggalangan tersebut, seseorang pun datang dan langsung melakukan penyerahan satu pucuk senjata api kepada Polres Nabire.

Dari hasil penggalangan tersebut, seseorang pun datang dan langsung melakukan penyerahan satu pucuk senjata api kepada Polres Nabire.

"Selanjutnya seorang masyarakat yang tidak dikenal menyerahkan 1(satu) pucuk senjata api laras pendek jenis FN Nomor Seri: 871072 untuk diamankan. Senjata api yang diserahkan dalam keadaan utuh tanpa amunisi," tutupnya. (mdk/bal)

Baca juga:
Catatan Akhir Tahun Komnas HAM: Kekerasan Demonstran, Papua & Penanganan Covid-19
TGPF: Penetapan Tersangka Penembakan Pendeta Yeremia Tunggu Hasil Autopsi
Puspomad Periksa 14 Personel Terkait Penembakan Pendeta Yeremia
Aksi Teror KKB Papua Kembali Terjadi, Sebarkan Foto Bersama Jasad Korban
Mobil Rush Ditembak Orang Tak Dikenal di Manokwari, Tak Ada Korban Jiwa
Peneliti UGM Temukan Ada 204 Kasus Kekerasan di Papua Tewaskan 356 Orang Sejak 2010

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami