Polisi Tetapkan 2 Tersangka Atap SDN Gentong Pasuruan Ambruk Tewaskan Guru & Murid

PERISTIWA | 9 November 2019 14:12 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Polda Jawa Timur (Jatim) menetapkan dua tersangka kasus ambruknya atap SDN Gentong Kota Pasuruan, beberapa waktu lalu. Dalam insiden tersebut dua orang, yakni guru dan murid tewas.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera mengatakan kedua tersangka berasal dari kontraktor bangunan. Pun mereka sudah dijebloskan ke dalam penjara.

Kedua tersangka yakni, Lukman Santoso (38), Direktur CV Andalus dan Sudendy Sasmita Mulya (40), Direktur CV DHL Putra.

"Kontraktor kita sudah lakukan penangkapan dua orang. Hari ini sudah dilakukan penahanan," kata Barung kepada Liputan6.com, Sabtu (9/11).

Barung menuturkan, kedua tersangka dijerat Pasal 359 KUHP tentang Kelalaian Kerja. Barung menegaskan, tak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah.

"Ini masih berkembang. Sementara Tindak Pidana Korupsinya masih ditangani oleh Polda Jawa Timur," ucap dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Baca juga:
Praktik Korupsi SDN Gentong Pasuruan Terjadi saat Proses Rehab Bangunan
Hasil Labfor, Ada Gagal Konstruksi di Bangunan SDN Gentong yang Atapnya Ambruk
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Atap SDN Gentong Pasuruan Ambruk Tewaskan Guru & Murid
Pengusaha Dorong Penggunaan Baja Ringan Wajib SNI dan Sertifikasi Tenaga Konstruksi
Produsen Baja Ringan Sayangkan Insiden Ambruknya Atap SDN Pasuruan
Polisi Usut Dugaan Korupsi Terkait Atap SDN Gentong Pasuruan Ambruk

(mdk/rhm)