Polisi Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Akumobil

PERISTIWA | 15 November 2019 13:51 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Polisi menetapkan tersangka baru dalam kasus penggelapan dan pencucian uang konsumen yang dilakukan PT Aku Digital (Akumobil). Itu dilakukan berdasarkan pendalaman perkara dari keterangan saksi dan bukti.

"Setelah pemeriksaan saksi dan bukti dilanjutkan gelar perkara, kami menetapkan empat tersangka baru dalam kasus ini. Semuanya sudah ditahan," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M Rifai di kantornya, Jalan Jawa Kota Bandung, Jumat (15/11).

Keempat tersangka baru ini berinisial AY selaku Direktur Administrasi dan Keuangan; RS sebagai Direktur Divisi Motor; FR, yang menjabat Direktur Marketing dan MH sebagai Direk‚Äétur Operasional.

Menurutnya, keempat orang ini diduga turut serta dalam kasus penggelapan dan pencucian uang. Meski demikian, teknisnya masih didalami sekaligus menelusuri aset mereka yang diduga dibeli menggunakan uang konsumen.

Sebelumnya, dalam kasus ini polisi menetapkan Dirut PT Aku Digital Bryan Jhon (31) sebagai tersangka. Ia diduga menjadi otak dari program jual mobil dengan harga murah.

Banyak konsumen yang tertarik dan mengikuti program tersebut karena tergiur mobil seperti Honda Brio, Toyoya Agya, Calya Daihatsu Sigra hingga Alya hanya dijual Rp 50 juta. Namun hingga waktu yang ditentukan, mobil tersebut tidak kunjung diterima. Korban pun melaporkan kasus itu ke polisi.

Aset tersangka Bryan yang diduga dibeli dari uang milik konsumen sudah disita. Seperti empat unit Toyota Fortuner, satu sedan Mercedes Benz, se unit Honda Mobilio, satu kendaraan pick up dan satu unit mobil derek. Kemudian lima motor besar hingga tas seharga jutaan rupiah. (mdk/cob)

Baca juga:
Total Aset Bos Akumobil Disita Polisi Capai Rp3,5 miliar
80 Korban Penipuan Akumobil Tunjuk Sunan Kalijaga Jadi Pengacara
Mengaku Perwira Polisi, Narapidana Tipu Perempuan Anggota DPRD Riau Rp500 Juta
Dijanjikan Kerja di Toko Handphone, Dona Malah Jadi Korban Penipuan
Polisi Sebut Kasus Pendiri Kaskus Andrew Darwis Masuk Tahap Penyidikan
Kakak Adik Jadi Pegawai Kemenhub Gadungan, Tipu Korban Rp77 Juta

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.