Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Hoaks Virus Corona di Jabar

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Hoaks Virus Corona di Jabar
PERISTIWA | 6 April 2020 21:31 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Polda Jawa Barat sudah melakukan penyelidikan kasus dugaan penyebaran berita bohong tentang virus corona (Covid-19). Dari lima kasus yang ditangani, polisi baru menetapkan dua tersangka. Namun, dua tersangka itu tidak ditahan karena pertimbangan social distancing.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga mengatakan kasus ini terjadi di wilayah Kabupaten Indramayu, Kabupaten Sumedang, Bogor dan Kota Banjar. Polda Jabar sendiri melalui Ditreskrimsus menangani satu kasus, sisanya diserahkan kepada Polres masing-masing wilayah.

"Ada dua orang sudah berstatus tersangka dari kasus yang terjadi di Kabupaten Bogor dan Kota Banjar. Sisanya masih dalam penyelidikan," kata dia Senin (6/4).

Meski demikian, dia tidak menyebut secara spesifik kasus tersebut. Namun, semuanya berkaitan dengan dugaan hoaks tentang informasi virus corona di media sosial yang meresahkan masyarakat.

Dia mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing menyebarkan informasi mengenai pandemi yang tidak jelas sumbernya. Pemerintah sudah memiliki data dan informasi yang bisa menjadi rujukan.

"Terkait dengan isu corona, kami imbau masyarakat agar lebih bijak. Jadi sebelum membagi di media sosial, disaring dulu informasi itu dengan informasi yang bisa menjadi rujukan," kata Erlangga.

1 dari 1 halaman

Berkaitan upaya pencegahan penyebaran virus, Polda Jawa Barat sudah memberi instruksi kepada anggotanya dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polda Jawa Barat untuk menunda mudik.

Kebijakan ini berlaku hingga ada perkembangan lanjutan tentang pandemi yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

"Maka anggota Polri dan ASN Polri beserta keluarganya tidak bepergian ke luar daerah dan atau mudik selama masa berlakunya status keadaan darurat bencana wabah virus corona," kata dia.

Para anggota diminta menerapkan kebijakan pembatasan sosial. Mereka yang bertugas di lapangan harus disiplin menjaga keselamatan, menjaga jarak dan memberi imbauan kepada masyarakat mengenai pencegahan penyebaran virus.

"Kapolda Jabar telah memerintahkan kepada seluruh personel di jajaran Polda Jabar serta menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan masker walaupun tidak dalam keadaan sakit," pungkasnya. (mdk/ray)

Baca juga:
Alasan Bahar bin Smith Tolak Tawaran Bebas di Tengah Pandemi Covid-19
Pertama Kalinya Iran Produksi Favipiravir Untuk Pengobatan Pasien Covid-19
Kasus Pertama di RI, Anak 11 Tahun Meninggal Komplikasi Covid-19 dan DBD
Anggota DPR Dorong Pelibatan Penuh TNI dalam Penanganan Virus Corona
Pengusaha Gandeng Kemenkes Pastikan Tak Ada Kebocoran Penyaluran APD

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami