Polisi Tetapkan Germo dan Kurir Tersangka Prostitusi Pelajar SMP di Kupang

PERISTIWA | 9 Desember 2019 20:05 Reporter : Ananias Petrus

Merdeka.com - Setelah melakukan gelar perkara, polisi akhirnya menetapkan Novri Besi (19) dan Novy Seran (18) sebagai tersangka kasus prostitusi anak di bawah umur. Keduanya terbukti terlibat langsung dalam praktik prostitusi yang melibatkan, GR pelajar SMP.

GR diamankan aparat Polsek Kelapa Lima setelah dilaporkan hilang dari rumah. Saat diamankan, GR baru saja melayani seorang pelanggannya di kamar hotel Sasando Kupang.

Dari pengakuan korban terungkap jika Novry berperan sebagai kurir dan Novy selaku germo. Mereka menjajakan pelajar SMP ini ke salah satu pria yang biasa dipanggil Koko.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Andri Setiawan mengatakan, meski sudah berstatus tersangka, Novi Seran belum bisa ditahan karena dalam kondisi hamil. Sementara, Novri telah ditahan untuk diproses hukum selanjutnya.

"Kalau germonya berstatus tahanan kota, karena dalam kondisi hamil tujuh bulan," ujarnya, Senin (9/12).

Terkait status Koko, pria yang memesan GR, Andri Setiawan mengaku masih dalam pengembangan. "Pelaku atas nama Koko, masih pengembangan," ujarnya.

Para pelaku dijerat Pasal 81 ayat (2) subsider pasal 82 UU Nomor 17 tahun 2016 Jo UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 296 KUHP subsider pasal 506 KUHP tentang dengan memudahkan perbuatan cabul dengan persetubuhan orang lain dengan orang lain yang masih di bawah umur.

1 dari 2 halaman

Kronologi Penangkapan

Setelah mengamankan kurir, penyidik Polsek Kelapa Lima menangkap seorang perempuan berinisial NS (18). NS diamankan karena diduga kuat menjual GR gadis berusia 16 tahun ke salah satu lelaki hidung belang, bernama Koko.

Kepada polisi, NS mengakui jika ia didatangi GR bersama kurir berinisial NB, yang mengaku sedang membutuhkan uang. NS kemudian menghubungi Koko.

Setelah ada kesepakatan harga, NB sebagai kurir kemudian mengantar GR ke kamar nomor 206 hotel Sasando.

Dari hasil transaksi bersama Koko, NS mengaku hanya mendapat Rp50.000 dan pulsa data sebesar Rp50.000 dari Koko. Selain mendapat jatah dari Koko, NS juga mendapat Rp100.000 dari kesepakatan harga Rp800.000 sekali kencan.

"Saya tidak kenal Koko, saya hanya kenal Novry. Mereka datang ke saya tawarkan diri kalau GR mengaku butuh uang untuk beli handphone," ujarnya, Rabu (4/12).

NS juga mengaku baru pertama kali menawarkan GR ke pria hidung belang.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Andry Setiawan mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap Nd, guna mengetahui identitas asli Koko, pria yang membooking GR di hotel Sasando.

"Yang pasti pria yang booking GR juga kita akan tangkap, termasuk pihak hotel juga kita akan periksa," katanya.

Untuk kepentingan penyidikan, GR kemudian dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Titus Ully Kupang, menjalani visum.

Atas perbuatan mereka, para pelaku dijerat UU Nomor 21 Tahun 2007, tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

2 dari 2 halaman

Jejak Prostitusi Siswi SMP di Kupang

Sebelumnya, seorang gadis berusia 16 tahun di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, diamankan Kepolisian Sektor Kelapa Lima, usai melayani tamunya dalam kamar hotel Sasando, Rabu (4/12).

Saat diamankan, gadis berinisial GR tersebut baru saja melayani seorang pria hidung belang, yang diketahui bernama Koko di dalam kamar nomor 206. Keberadaan GR di hotel Sasando berhasil dilacak, setelah ibunya melaporkan kepada Polsek Kelapa Lima, bahwa GR hilang dari rumah sejak subuh tadi.

Selain GR, polisi juga mengamankan NB pria berusia 19 tahun, yang mengantarkan GR ke hotel Sasando untuk bertemu pelanggannya. NB mendapat fee sebagai kurir sebesar Rp50.000 dari GR.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Andry Setiawan kepada wartawan menjelaskan, Setelah ibu GR melaporkan kehilangan, pihaknya bergerak cepat melacak keberadaan GR melalui nomor handphonenya. Hasil pelacakan tersebut, posisi GR diketahui di hotel Sasando. (mdk/noe)

Baca juga:
Polisi Amankan Muncikari Gadis 16 Tahun Kepada Lelaki Hidung Belang
Dilaporkan Hilang, Gadis 16 Tahun Ditemukan sedang Layani Hidung Belang di Hotel
Deretan Tempat Prostitusi Ini Ditutup Pemerintah, Pulau Jawa Sudah Bebas Lokalisasi?
Pasutri Muncikari di Gresik Tawarkan Janda Tarif Rp300.000 untuk Pria Hidung Belang
Muncikari Diciduk Usai Jual Anak di Bawah Umur di Panti Pijat Plus-plus
Prostitusi di Apartemen Margonda, Muncikari 19 Tahun dan Siswi SMA Ditangkap

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.