Polisi Tuding Kelompok White Baret Penyebar Hoaks Mahasiswa Tewas Saat Demo di DPR

PERISTIWA | 26 September 2019 17:31 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kabar bohong atau hoaks mengenai mahasiswa yang tewas saat demo di depan Gedung DPR/MPR, menyebar dan menjadi pembicaraan di jejaring media sosial.

Mahasiswa itu bernama Faisal Amir, dari Universitas Al-Azhar Indonesia. Setelah ditelusuri, Faisal tidak meninggal. Dia ditemukan dalam kondisi kritis dengan luka parah di kepala dan beberapa bagian tubuhnya.

Ibu Faisal, Siti Asmah Ratu Agung menuturkan, putranya mengalami pendarahan di kepala sehingga harus segera diambil tindakan operasi. Selain itu, tim dokter juga mengoperasi kepala dan tulang bahu yang patah. Operasi berlangsung sejak Selasa pukul 21.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB pagi tadi. Saat ini, kondisi Faisal sudah berangsur membaik dan mulai siuman.

Polisi bergerak menelusuri penyebar hoaks mahasiswa tewas saat demo di Gedung DPR. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengaku sudah mengantongi akun-akun yang pertama kali menyebar kabar hoaks tersebut.

"Kita sudah mengetahui dan akunnya itu aja yang bermain," kata Dedi di Mabes Polri, Kamis (26/9/2019).

Dedi menerangkan, Dit Siber Bareskrim Polri bersama Kominfo dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terus mengindentifikasi akun-akun yang menyebarkan berita hoaks. Sejauh ini, salah satu penyebarnya diketahui adalah kelompok White Baret.

"Kita sudah mengetahui akun-akunya akun akun itu saja yang masih bermain. Kita sudah pernah ungkap white baret masih main dengan memakai akun-akun lain. Dia terus membakar," ujar dia.

Polisi sedang mengumpulkan sejumlah bukti-bukti untuk segera diproses hukum.

"Kalau ada bukti cukup maka akan lakukan penindakan huku," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com (mdk/noe)

Baca juga:
Dapat Laporan Polisi Represif Tangani Demo, Jokowi Akan Langsung Telepon Kapolri
Besok, Presiden Jokowi Undang Mahasiswa ke Istana
Pesan Jokowi untuk Mahasiswa: Demo Jangan Merusak dan Anarkis
Ribuan Mahasiswa Aceh Duduki Ruang Paripurna DPRA
Protes Tindakan Represif Polisi, Mahasiswa Demo di DPRD Sumut
Bertemu Jokowi, Tokoh Agama Harap Aksi Mahasiswa Tidak Ditunggangi

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.