Politikus Demokrat: Ada yang Menjual 'Istana' di Kasus Jiwasraya

PERISTIWA | 21 Januari 2020 19:46 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Anggota DPR Fraksi Demokrat Benny K Harman menilai, ada kelompok atau individu di lingkaran kekuasaan yang bermain di Jiwasraya. Dia yakin orang atau kelompok tersebut belum tentu diketahui Presiden Joko Widodo.

"Kasus Jiwasraya menyangkut aspek dan kepentingan yang lebih luas dan bertautan dengan kelompok-kelompok individu yang mungkin di lingkar kekuasaan yang kalau di lingkar kekuasaan belum tentu bapak presiden Jokowi tahu. Bisa saja orang-orang yang menjual istana," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/1).

Karena itu, pihaknya meyakini, Presiden Joko Widodo mendukung keinginan Demokrat untuk membentuk panitia khusus (Pansus) Jiwasraya di DPR. Dia yakin, Jokowi akan mendukung untuk membongkar kasus tersebut.

"Di situlah titik kesimpulan kami bahwa bapak presiden Jokowi ingin mendukung ini semata untuk membongkar kasus ini seterang-terangnya. Saya yakin itu," tegasnya.

1 dari 1 halaman

Benny menyebut, ada dugaan dan prasangka di publik duit Jiwasraya digunakan untuk kepentingan Pemilu 2019. Karena kasus tersebut terjadi sebelum 2019.

"Maka publik membuat kesimpulan, jangan-jangan kasus Jiwasraya ini bagian upaya mobilisasi kepentingan pemilu. Itu yang terjadi kesimpulan saat ini," ujarnya.

Menurutnya, jika ada upaya untuk menutupi kasus Jiwasraya, maka bakal ada anggapan bahwa tuduhan tersebut benar.

"Kalau kita tutupi akan membenarkan anggapan prasangka publik bahwa memang kasus Jiwasraya ini adalah bancakan yang dilakukan dengan sengaja dengan tujuan untuk memobilisasi dana guna mencapai kepentingan politik tertentu," tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Demokrat Duga Kasus Jiwasraya Libatkan Orang Dekat Kekuasaan, Ini Kata PDIP
Kasus Jiwasraya, Demokrat Pertimbangkan Pakai Hak Angket
Lewat Panja Industri Jasa Keuangan, Kasus Jiwasraya Selesai Akhir Tahun Ini
Ketua Komisi XI DPR RI Bicara Terkait Pembentukan Panja Jiwasraya
PPATK Selidiki Aliran Dana di Jiwasraya dan Asabri
Selesaikan Kasus Jiwasraya, Komisi XI Koordinasi dengan Kementerian BUMN

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.