Politikus Demokrat Minta Menkum HAM Klarifikasi soal Harun Masiku

PERISTIWA | 23 Januari 2020 21:46 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman, meminta pemerintah dalam hal ini Kemenkum HAM, memberikan penjelasan tuntas terkait keberadaan Harun Masiku. Hal ini terkait adanya perbedaan informasi antara Menkum HAM Yasonna Laoly dan Dirjen Imigrasi soal keberadaan Harun.

"Awalnya kan yang disampaikan Dirjen Imigrasi dan Menkum HAM substansinya sama bahkan KPK juga menyampaikan bahwa Harun Masiku itu masih berada di luar negeri. Tetapi fakta hasil investigasi Tempo menunjukkan bahwa Harun sudah ada di Indonesia," kata dia, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (23/1).

Hal ini, jelas dia, membuat publik bertanya-tanya, manakah informasi yang benar. "Kemudian publik kita semua rakyat meminta pemerintah menjelaskan mana yang sebenarnya, kan begitu apakah keterangan Dirjen imigrasi, keterangan KPK, atau keterangan Menkum HAM," imbuh dia.

Karena itu, menurut Benny, klarifikasi dan penjelasan mendetail terkait keberadaan Harun Masiku harus dilakukan. Agar tidak terbangun persepsi negatif dari masyarakat yang bisa saja berbuntut pada dugaan Menkum HAM dan Dirjen Imigrasi menghalang-halangi upaya pemberantasan korupsi.

"Supaya publik tidak membuat kesimpulan sendiri bahwa pemerintah, Menkum HAM dan Dirjen Imigrasi telah mengambil posisi sebagai bagian dari upaya untuk menghalangi-halangi pemeriksaan terhadap Harun," tegasnya.

"Apabila tidak ada penjelasan yang tuntas Kemenkum HAM, maka mereka bukan tidak mungkin dikategorikan sebagai perbuatan menghalangi upaya pemberantasan korupsi dan itu adalah bagian dari obstruction of justice dalam UU tipikor sebagai kejahatan yang sama dengan tipikor, itu konsekuensinya," jelas dia.

Dia pun menampik alasan adanya keterlambatan dalam sistem keimigrasian. Dia menduga ada unsur kesengajaan.

"Tidak mungkin. Menurut saya ada kesengajaan oleh Dirjen Imigrasi. Karena apa, karena menyelidiki Harun Masiku itu sama dengan menampar muka Jokowi," tandasnya. (mdk/bal)

Baca juga:
Soal Pelaporan Yasonna, KPK Pilih Fokus Cari Harun Masiku
Bohong Soal Harun Masiku, Menkum HAM Yasonna Laoly Dilaporkan ke KPK
Menanti Keseriusan Ketua KPK Tangkap Politikus PDIP Harun Masiku
Polisi Belum Temukan Keberadaan Harun Masiku
DPR Minta KPK Dalami Dugaan Yasonna Halangi Penyidikan Kasus Harun Masiku

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.